Jakarta

Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik, Ini Alasannya

Yusuf Doank | 13 Juni 2026, 19:15 WIB
Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik, Ini Alasannya
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, belum mengalami kenaikan dalam waktu dekat.

Meskipun sempat mengkaji peluang penyesuaian harga, pemerintah menilai kondisi pasar saat ini belum memerlukan penerapan kebijakan tersebut.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan, salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah perkembangan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) global yang masih terpantau stabil.

Baca Juga: Bos Rosneft Sebut Krisis Selat Hormuz Bikin Perusahaan Minyak AS Untung Besar

"Dulu kan syaratnya kalau harga CPO stabil, kondisinya sudah memungkinkan (untuk dikaji). Namun, sampai saat ini tidak naik," kata Budi Santoso di Bogor, Sabtu (13/6/2026).

Budi menjelaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah memperluas jalur distribusi dan memperkuat pasokan Minyakita di pasar.

Langkah ini diambil guna menjamin masyarakat tetap bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Guna memperkuat rantai pasok, Kemendag menggandeng sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan, seperti Perum Bulog dan ID Food.

Keterlibatan dua BUMN ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan Minyakita, khususnya di pasar tradisional dan wilayah yang sulit dijangkau.

Selain membenahi distribusi, pemerintah juga berencana mengubah skema dalam program bantuan pangan. Ke depan, pemerintah membuka peluang untuk menggunakan minyak goreng merek lain sebagai alternatif, tidak lagi terpaku hanya pada Minyakita.

Di sisi lain, Kemendag juga meminta para produsen untuk menggenjot produksi minyak goreng merek kedua (second brand). Kebijakan ini bertujuan untuk memperbanyak pilihan alternatif bagi konsumen di pasaran.

"Jadi tidak hanya Minyakita, tetapi minyak goreng second brand juga sudah banyak di lapangan. Masyarakat sekarang sudah mudah untuk mendapatkannya," tutur Budi.

Melalui kombinasi strategi ini, pemerintah optimistis distribusi minyak goreng di dalam negeri akan semakin merata, sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y