Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, belum mengalami kenaikan dalam waktu dekat.
Meskipun sempat mengkaji peluang penyesuaian harga, pemerintah menilai kondisi pasar saat ini belum memerlukan penerapan kebijakan tersebut.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan, salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah perkembangan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) global yang masih terpantau stabil.
Baca Juga: Bos Rosneft Sebut Krisis Selat Hormuz Bikin Perusahaan Minyak AS Untung Besar
"Dulu kan syaratnya kalau harga CPO stabil, kondisinya sudah memungkinkan (untuk dikaji). Namun, sampai saat ini tidak naik," kata Budi Santoso di Bogor, Sabtu (13/6/2026).
Budi menjelaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah memperluas jalur distribusi dan memperkuat pasokan Minyakita di pasar.
Langkah ini diambil guna menjamin masyarakat tetap bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.
Guna memperkuat rantai pasok, Kemendag menggandeng sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan, seperti Perum Bulog dan ID Food.
Keterlibatan dua BUMN ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan Minyakita, khususnya di pasar tradisional dan wilayah yang sulit dijangkau.
Selain membenahi distribusi, pemerintah juga berencana mengubah skema dalam program bantuan pangan. Ke depan, pemerintah membuka peluang untuk menggunakan minyak goreng merek lain sebagai alternatif, tidak lagi terpaku hanya pada Minyakita.
Di sisi lain, Kemendag juga meminta para produsen untuk menggenjot produksi minyak goreng merek kedua (second brand). Kebijakan ini bertujuan untuk memperbanyak pilihan alternatif bagi konsumen di pasaran.
"Jadi tidak hanya Minyakita, tetapi minyak goreng second brand juga sudah banyak di lapangan. Masyarakat sekarang sudah mudah untuk mendapatkannya," tutur Budi.
Melalui kombinasi strategi ini, pemerintah optimistis distribusi minyak goreng di dalam negeri akan semakin merata, sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



