Prabowo Sebut Pemilu 2024 sebagai Jalan Politik Perbaiki Kehidupan Rakyat Indonesia

AKURAT JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto mengajak para pendukung dan masyarakat secara umum untuk aktif terlibat dalam proses politik saat Pemilihan Umum pada 14 Februari 2024 nanti..
Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pemilu karena ini merupakan sebuah jalan politik untuk perbaiki kehidupan rakyat Indonesia.
Demikian dikatakan Prabowo saat berbicara dalam pertemuan konsolidasi relawan Kopi Pagi di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu sore,
Prabowo mengungkapkan bahwa meskipun masyarakat memiliki berbagai kesibukan, partisipasi dalam urusan politik untuk menentukan pemimpin bangsa perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh.
"Politik yang benar dan ilmiah, politik adalah memperbaiki untuk memperbaiki kehidupan bermasyarakat. Anda dalam hatimu ingin memperbaiki kehidupan rakyat," ujar Prabowo.
Prabowo, yang didukung oleh Koalisi Indonesia Maju, menunjukkan tekad dan semangatnya sejak masa muda ketika menjadi pemimpin di TNI.
Dia bertekad sepenuhnya mendedikasikan diri untuk kepentingan bangsa.
Acara Kopi Pagi yang berlangsung di Sentul, Kabupaten Bogor, dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk politisi dari Golkar, Agus Gumiwang, mantan Menteri Bappenas periode 1993-1998, Ginanjar Kartasasmita, serta Ketua Kopi Pagi, Hasan Hasbi.
"Waktu kita muda, kita bersumpah, siap memberikan segala-galanya untuk bangsa Indonesia. Waktu itu Indonesia baru merdeka, kami ingin Indonesia menjadi negara makmur, tidak ada laki-laki dan perempuan Indonesia yang sulit mencari pekerjaan. Tidak ada orang tua, yang tidak bisa mengirim anak-anaknya ke sekolah," kata dia.
Prabowo menjelaskan bahwa pada periode awal kemerdekaan setelah masa penjajahan, semua pemimpin bangsa berjuang keras untuk mempertahankan negara.
Karena saat itu Indonesia menghadapi kondisi yang miskin namun memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
"Karena Nusantara ini sangat kaya, kita sangat kaya. Dan sampai saat ini kita masih sangat kaya," katanya.
Prabowo berpendapat bahwa dalam sejarah kepemimpinan Indonesia, setiap pemimpin memiliki kontribusi terhadap kemajuan bangsa.
Tetapi, tidak terlepas dari kekurangan-kekurangan tertentu. Oleh karena itu, tugas pemimpin berikutnya adalah meneruskan dan meningkatkan kemajuan tersebut.
"Dari zaman Bung Karno, apakah ada kekurangan? Ada. Namanya manusia. Pak Harto, membuat kita swasembada, apakah ada kekurangan? Ada. Namanya manusia, Pak Habibie majukan teknologi, ada kekurangan? Ada. Gusdur, Bu Mega, Pak SBY, Pak Jokowi. Khususnya Presiden Jokowi, kita harus meneruskannya kemajuan dengan lebih hebat," kata Prabowo.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









