Hadapi Perkembangan Teknologi, Ketua Golkar DKI Ahmed Zaki Minta Kader Waspadai Manipulasi Konten AI

AKURAT JAKARTA - Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, meminta seluruh kader Partai Golkar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya informasi palsu yang dihasilkan dengan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Pesan itu disampaikan Zaki saat membuka Orientasi Pengurus DPD Partai Golkar DKI Jakarta periode 2025–2030 yang digelar pada 9–10 Mei 2026.
Menurut Zaki, perkembangan teknologi digital memberikan banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan baru berupa hoaks dan manipulasi konten yang semakin sulit dibedakan dari informasi asli.
Baca Juga: Ciptakan Sinergitas Kader, Legislator Syafi Djohan Puji Orientasi Pengurus Partai Golkar DKI Jakarta
"Sekarang kita punya teknologi yang sangat luar biasa, apalagi ada Artificial Intelligence. Jadi orang kalau lihat media sosial jangan langsung percaya," ujar Zaki.
Ia mencontohkan, teknologi AI dapat digunakan untuk membuat video seolah-olah seseorang sedang berpidato atau memberikan pernyataan tertentu, padahal seluruh konten tersebut merupakan hasil rekayasa.
"Beberapa waktu lalu ada tokoh seolah-olah sedang pidato atau memberikan ceramah, ternyata itu hasil rekayasa AI," katanya.
Dengan nada bercanda, Zaki mengingatkan kader agar tidak mudah percaya jika menemukan konten dirinya bersama artis terkenal.
"Kalau lihat Ketua Zaki lagi jalan sama Tamara Bleszynski jangan percaya. Itu AI, hoaks," ucapnya yang disambut tawa peserta.
Zaki menegaskan, kader Golkar harus menjadi sumber informasi yang akurat bagi masyarakat. Selain mampu menyaring informasi, kader juga diminta memanfaatkan teknologi digital untuk menyampaikan pesan-pesan yang benar dan edukatif.
"Jangan lupa kita juga bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan digital dalam rangka memberikan informasi yang lengkap dan akurat kepada masyarakat," tutur Zaki.
Mantan Bupati Tangerang dua periode itu menilai kemampuan literasi digital menjadi semakin penting, mengingat kader partai memiliki peran sebagai penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
"Kalau sambungan komunikasi ini lancar, insyaallah tidak akan ada hambatan ataupun miskomunikasi," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya








