Jakarta

Kurangi Beban TPST Bantargebang, DPD Golkar DKI Ajak Warga Jakarta Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Laode Akbar | 10 Mei 2026, 17:27 WIB
Kurangi Beban TPST Bantargebang, DPD Golkar DKI Ajak Warga Jakarta Mulai Pilah Sampah dari Rumah
Penyerahan lima unit drop box sampah dari DPD Golkar Jakarta kepada warga RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Matraman

AKURAT JAKARTA - DPD Golkar DKI Jakarta mendukung terhadap program gerakan pilah sampah yang dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai hari ini, Minggu (10/5/2026).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan lima unit drop box sampah kepada warga RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2026).

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengatakan pengelolaan sampah di Jakarta hanya akan berhasil jika masyarakat mulai memilah sampah dari sumbernya, yakni dari rumah tangga dan tidak lagi mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Baca Juga: SPEED Kembali ke Jakarta, Tiket Langsung Habis dan Fans Hardcore Menggila

"Ini harus dimasifkan dan perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat. Ke depan kita ingin sampah di DKI Jakarta tidak lagi kita kirimkan ke Bantargebang, tetapi semua sampah bisa dikelola di dalam kota Jakarta," kata Judistira usai penyerahan bantuan.

Menurutnya, pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan sejumlah fasilitas teknologi pengolahan sampah, termasuk waste to energy yang direncanakan dibangun di tiga lokasi di Jakarta.

Namun, Judistira menegaskan keberhasilan teknologi tersebut sangat bergantung pada pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

"Semua ini bisa sukses kalau ada pemilahan dari sumbernya. Nah, sumbernya salah satunya adalah dari rumah tangga," ujarnya.

Judistira menjelaskan, selain rumah tangga, sumber sampah juga berasal dari kafe, restoran, pusat perbelanjaan, dan pasar-pasar besar.

Baca Juga: DPD Golkar Jakarta Serahkan 5 Drop Box Sampah kepada RW03 Kayu Manis, Dukung Pemprov DKI Lengkapi Sarana Pilah Sampah

Khusus untuk pasar dan pusat perbelanjaan, Fraksi Golkar melalui Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI akan mendorong agar sektor-sektor tersebut mandiri dalam mengelola sampahnya.

Sementara itu, untuk rumah tangga, ia menilai pemerintah perlu menyediakan sarana dan prasarana agar masyarakat lebih mudah menjalankan kebiasaan memilah sampah.

"Ketika masyarakat sudah mau memilah sampah dari rumah, mereka harus tahu akan menaruhnya di mana. Karena itu, fasilitas seperti drop box sampah harus tersedia," ucapnya.

Ketua Harian DPD Golkar DKI itu menyebut, penyerahan lima unit drop box sampah di Kelurahan Kayu Manis merupakan bentuk dukungan langsung Partai Golkar terhadap program Pemprov DKI Jakarta sekaligus contoh bagi lingkungan lain.

Baca Juga: Prediksi Skor Barcelona vs Real Madrid di La Liga, 11 Mei 2026: El Clasico Penentu Gelar Juara

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah.

"Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan betul-betul bisa menjaga kebersihan lingkungan di RW 03 Kelurahan Kayu Manis," tutur Judistira. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.