Disurvei Negara Sendiri, Netanyahu Disebut Tak Pernah Menang Perang di Gaza, Lebanon, Maupun Iran

AKURAT JAKARTA – Sebuah fakta mengejutkan datang dari hasil jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh media Israel, Kan News.
Dalam survei tersebut menunjukan hasil di mana mayoritas warga Israel rupanya mulai meragukan efektivitas militer mereka sendiri.
Mereka menilai pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu gagal meraih kemenangan nyata dalam rangkaian perang yang pecah sejak 7 Oktober 2023.
Hasil survei menunjukkan bahwa 57 persen warga percaya Israel sama sekali belum menang di medan tempur mana pun, mulai dari Jalur Gaza, Lebanon, hingga konfrontasi dengan Iran.
Sebaliknya, hanya 28 persen warga yang merasa ada kemenangan di salah satu front, sementara sisanya memilih tidak tahu.
Baca Juga: Dunia Cemas, Harga Minyak Mentah Terus Meroket Akibat Negosiasi Buntu
Raport Merah di Semua Lini
Bahkan menurut survei tersebut, rakyat Israel tampaknya memberikan nilai yang sangat rendah terhadap keberhasilan militer mereka di berbagai wilayah operasi.
Pertama, perang di Suriah, Israel hanya diberikan nilai 17% dari warga yang memberikan jawaban merasa menang.
Sementara di Gaza & Iran, hanya 16% yang yakin ada kemenangan.
Lebanon (Hizbullah), hanya didukung 14% warga.
Yaman, hanya 12% responden yang merasa berhasil.
dan terakhir Tepi Barat, mendapat skor terendah, yakni hanya 11%.
Dari data tersebut, mencerminkan adanya krisis kepercayaan yang mendalam terhadap strategi perang Netanyahu, meskipun operasi militer terus diperluas ke berbagai penjuru Timur Tengah.
Baca Juga: Benjamin Netanyahu Mundur! Rahasia Kanker Prostat Terbongkar di Tengah Konflik Iran
Antara Takut dan Ingin Terus Perang
Meski tingkat kepercayaan warga Israel terhadap Netanyahu rendah.
Ada hal unik sekaligus membingungkan dari hasil survei ini.
Di mana 73 persen warga tetap mendukung perang diteruskan.
Alasannya, mereka takut jika Hamas atau Hizbullah tetap dibiarkan bersenjata, serangan maut seperti peristiwa 7 Oktober akan terulang kembali.
Jadi, warga Israel saat ini berada di posisi dilematis, mereka merasa strategi pemerintahnya gagal, namun mereka terlalu takut untuk menghentikan serangan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






