Jakarta

Semifinal Piala Dunia 2026: Mac Allister Tegaskan Argentina Tak Gentar Hadapi Inggris

Yusuf Doank | 15 Juli 2026, 22:00 WIB
Semifinal Piala Dunia 2026: Mac Allister Tegaskan Argentina Tak Gentar Hadapi Inggris
Argentina

AKURAT JAKARTA – Gelandang tim nasional Argentina, Alexis Mac Allister, menegaskan bahwa skuad Albiceleste sama sekali tidak merasakan tekanan.

Argentina menjelang laga krusial babak semifinal Piala Dunia 2026 kontra Inggris di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026).

Pemain 27 tahun itu menilai, pengalaman matang Argentina di fase-fase akhir turnamen besar akan menjadi modal berharga bagi timnya untuk mengatasi perlawanan skuad Tiga Singa.

Baca Juga: Prancis Disingkirkan Spanyol, Didier Deschamps Akui Les Bleus Tampil di Bawah Standar

"Kami tidak merasakan tekanan. Kami sudah berpengalaman bermain di semifinal Piala Dunia dan kami berharap faktor tersebut dapat membantu kami di lapangan," kata Mac Allister sebelum sesi latihan di Atlanta United Training Ground, Marietta, Georgia, Selasa (14/7/2026).

Kendati demikian, pilar Liverpool tersebut enggan memandang sebelah mata kekuatan lawan.

Menurutnya, Inggris di bawah asuhan pelatih Thomas Tuchel memiliki potensi besar untuk menyulitkan langkah sang juara bertahan.

"Inggris mempunyai sederet pemain yang luar biasa dan ditangani oleh pelatih yang bagus. Saya sama sekali tidak terkejut mereka bisa melangkah sejauh ini," tambah Mac Allister.

Tekad Pertahankan Gelar Juara Argentina datang dengan ambisi tinggi untuk mempertahankan trofi emas yang mereka raih pada edisi 2022 lalu. Mac Allister memastikan seluruh penggawa tim asuhan Lionel Scaloni siap tampil habis-habisan demi mengamankan tiket ke partai puncak untuk menantang Spanyol.

Berdasarkan rekam jejak sejarah, duel klasik ini telah tersaji sebanyak 14 kali di panggung internasional.

Inggris secara statistik unggul dengan 6 kemenangan, berbanding 3 kemenangan milik Argentina, sementara 5 laga sisa berakhir imbang.

Pertemuan terakhir kedua tim di ajang Piala Dunia terjadi pada edisi 1998 silam di babak 16 besar, di mana Argentina sukses menyingkirkan Inggris lewat drama adu penalti (4-3) setelah bermain imbang 2-2.

Memori paling ikonik dari rivalitas kedua negara tentu terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986. Kala itu, legenda legendaris Diego Maradona memborong dua gol monumental—gol "Tangan Tuhan" dan gol solo terbaik abad ini—yang mengantarkan Argentina menang 2-1 hingga akhirnya keluar sebagai juara dunia.

Sejauh ini, Argentina telah mengoleksi tiga trofi Piala Dunia (1978, 1986, 2022), sedangkan Inggris baru mengemas satu gelar juara yang diraih pada tahun 1966 silam.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y