De Paul Sebut Mental Jadi Kunci Argentina Jinakkan Inggris

AKURAT JAKARTA – Gelandang tim nasional Argentina, Rodrigo De Paul, menegaskan bahwa faktor kesiapan mental akan menjadi kunci utama lawan Inggris.
Argentina bersua Inggris pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026).
Pemain berusia 32 tahun itu mengaku fokus memperkuat aspek psikologisnya menjelang laga hidup-mati tersebut, salah satunya dengan intens berkonsultasi bersama psikolog tim Albiceleste.
"Mental sangat penting dan saya terus memperkuatnya. Menjelang laga penting ini, saya fokus mengendalikan emosi dan mencurahkan seluruh energi untuk pertandingan," kata De Paul sebelum sesi latihan di Atlanta United Training Ground, Marietta, Georgia, Selasa (14/7/2026).
Pilar Inter Miami tersebut menambahkan, menjaga ketenangan dan kepala dingin adalah harga mati jika Argentina ingin mengamankan tiket ke partai puncak.
Dia pun optimistis rekan-rekan setimnya memiliki komitmen serupa untuk menunjukkan performa terbaik.
Rekor Pertemuan Berpihak pada Tiga Singa Laga klasik ini diprediksi berjalan sengit. Berdasarkan data 11v11, Argentina dan Inggris tercatat sudah 14 kali bertemu di panggung internasional.
Tim "Tiga Singa" lebih unggul secara statistik dengan mengemas 6 kemenangan, sementara Argentina baru menang 3 kali, dan 5 laga sisa berakhir imbang.
Kendati demikian, pertemuan kedua raksasa sepak bola ini selalu menghadirkan cerita ikonik di ajang Piala Dunia.
Kemenangan terakhir Argentina atas Inggris di turnamen empat tahunan ini terjadi pada edisi 1998 di babak 16 besar lewat drama adu penalti (4-3) setelah bermain imbang 2-2.
Momen paling bersejarah tentu saja tercipta pada perempat final Piala Dunia 1986. Kala itu, legenda legendaris Diego Maradona memborong dua gol ikonik—gol "Tangan Tuhan" dan gol solo terbaik abad ini—untuk membawa Argentina menang 2-1 hingga akhirnya keluar sebagai juara dunia.
Argentina yang berstatus kolektor tiga trofi Piala Dunia (1978, 1986, dan 2022) kini bertekad mengulang memori manis tersebut demi mempertahankan dominasi mereka di level global.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







