Jakarta

Persib Bandung Kena FIFA Registration Ban List, Manajemen Beberkan Penyebabnya: Bukan Karena Tunggakan Gaji!

M Rahman Akurat | 30 Mei 2026, 17:57 WIB
Persib Bandung Kena FIFA Registration Ban List, Manajemen Beberkan Penyebabnya: Bukan Karena Tunggakan Gaji!
Konvoi Persib Juara 2026

AKURAT JAKARTA — Persib Bandung masuk dalam FIFA registration ban list atau daftar larangan registrasi pemain.

Manajemen pun akhirnya buka suara terkait masuknya klub yang baru menjuarai Liga Indonesia itu ke dalam daftar klub yang dicekal.

Maung Bandung memastikan bahwa sanksi tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan penunggakan gaji pemain atau pelanggaran hak pekerja.

Baca Juga: Veda Ega Finis Ke-21 di FP2, Tetap Optimistis Hadapi Kualifikasi Moto3 Italia 2026 Karena Lolos Langsung ke Q2

Sanksi dari federasi sepak bola dunia tersebut murni dipicu oleh masalah administratif sengketa penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain mereka, Daisuke Sato.

Duduk Perkara Sanksi FIFA

Penjelasan resmi ini disampaikan langsung oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, pada Sabtu (30/5/2026).

Adhitia meluruskan spekulasi yang beredar di masyarakat mengenai kondisi finansial dan operasional klub.

Menurut Adhitia, perkara spesifik ini berakar dari proses pemutusan kontrak bek asal Filipina, Daisuke Sato, yang berpisah dengan pangeran biru pada tahun 2023 lalu.

"Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023," ujar Adhitia.

Baca Juga: Rano Karno Sebut Perputaran Ekonomi Jakarta dari Akhir 2025 hingga Lebaran 2026 Tembus Rp67 Triliun

Bukan Karena Tunggakan Gaji

Adhitia menegaskan bahwa publik tidak perlu khawatir mengenai isu miring yang menyebut Persib mengabaikan hak-hak pemain. Hubungan kerja internal klub dipastikan tetap berjalan dengan sangat profesional.

"Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan," lanjutnya.

Manajemen menegaskan komitmen penuh klub dalam menjaga tata kelola sepak bola yang bersih dan profesional.

Menghormati hak pemain, tim pelatih, karyawan, hingga seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) tetap menjadi prioritas utama.

"Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi," jelas Adhitia.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.