Kalah 1-3 dari Jepang, Mimpi Indonesia ke Piala Dunia U-17 Kandas

AKURAT JAKARTA — Langkah Tim Nasional (Timnas) U-17 Indonesia untuk mencetak sejarah menuju Piala Dunia U-17 terhenti usai kalah sari Jepang dengan skor 1-3.
Laga pamungkas Grup B Piala Asia U-17 2026 yang digelar di Lapangan A Komplek Stadion King Abdullah Sports City Training, Jeddah, Selasa (12/5/2026) waktu setempat.
Kekalahan ini memaksa Indonesia mengakhiri turnamen di posisi juru kunci Grup B dengan raihan tiga poin.
Baca Juga: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bersama Jepang dan Qatar: Berikut Hasil Drawing Piala Asia 2027
Hasil ini tidak cukup untuk menggeser dominasi Jepang dan China yang memastikan diri melaju ke babak perempat final sekaligus mengunci tiket ke putaran final Piala Dunia U-17.
Dominasi Samurai Biru Sejak peluit pertama dibunyikan, Jepang langsung memeragakan permainan menyerang yang agresif.
Skuad Samurai Biru terus menekan lini pertahanan Indonesia yang dikawal ketat oleh Mike Rajasa di bawah mistar gawang.
Setelah beberapa kali lolos dari ancaman, gawang Indonesia akhirnya bobol pada menit ke-28 melalui sontekan Ryoma Tsuyoneshi. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Jepang tidak mengendur. Pada menit ke-58, kapten tim Takeshi Wada berhasil menggandakan keunggulan Jepang menjadi 2-0.
Perlawanan Garuda Muda Meski tertinggal dua gol, mental anak asuh pelatih Indonesia tidak langsung rontok. Garuda Muda sempat membangkitkan asa melalui aksi Peres Tjoe pada menit ke-70.
Eksekusi tendangan bebasnya yang indah meluncur mulus ke gawang Jepang, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Namun, kegembiraan tersebut tak berlangsung lama. Hanya berselang dua menit, pemain pengganti Jepang, Arata Okamoto, kembali memperlebar jarak menjadi 3-1.
Gol tersebut seolah menjadi pukulan telak bagi Indonesia yang tengah berupaya mencari momentum penyama kedudukan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, upaya Indonesia untuk mengejar ketertinggalan tidak membuahkan hasil.
Dengan hasil ini, Jepang memuncaki klasemen Grup B dengan poin sempurna (9 poin), disusul China di posisi kedua setelah mengalahkan Qatar dengan skor 2-0.
Kegagalan ini menjadi pelajaran berharga bagi pengembangan sepak bola usia dini Indonesia.
Meski mimpi ke panggung dunia tahun ini pupus, perjuangan Peres Tjoe dan kawan-kawan di Jeddah tetap memberikan potret potensi besar yang dimiliki talenta muda Tanah Air untuk masa depan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






