Jakarta

Belajar Dari Jepang, Warganet Indonesia Ingatkan Supporter Bahrain Untuk Tak Bermain Curang Saat Pertandingan Berlangsung

Titania Isnaenin | 7 Oktober 2024, 22:43 WIB
Belajar Dari Jepang, Warganet Indonesia Ingatkan Supporter Bahrain Untuk Tak Bermain Curang Saat Pertandingan Berlangsung

AKURAT JAKARTA - Jelang pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Kamis (10/10) mendatang.

Warganet Indonesia ingatkan para supporter Bahrain agar tak main curang saat pertandingan berlangsung.

Peringatan itu dituliskan langsung dalam kolom komentar Instagram @Bahrainfa untuk meminta kepada pemain maupun supporter agar bersaing secara sehat.

Baca Juga: Shin Tae Yong Ungkap Kesiapan Timnas Indonesia Jelang Pertandingan Besok Kamis, Bawa Kabar Ini Dari Bahrain

Harapan ini ditulis para pendukung timnas Indonesia supaya tak ada lagi kecurangan apapun dalam lapangan seperti yang sebelumnya terjadi pada timnas Jepang.

"Abang Bahrain, main bola tidak boleh guling-gulingan di lapangan, jangan main laser, jangan lecehkan lagu kebangsaan kami,"

"Kalau main jangan banyak drama dengan pura-pura jatuh kaya anak kecil,"

Baca Juga: Jelang Laga Indonesia Vs Bahrain, Pelatih Dragan Talajic Optimis Menang 1-0

"We warn you once again, don't play games with the Indonesian national team. Don't let your audience use lasers," timpal lainnya dalam bahasa Inggris dan masih banyak lagi.

Adapun sebelumnya, saat pertandingan Jepang Vs Bahrain.

Sejumlah suporter Timnas Bahrain menyoraki lagu kebangsaan Jepang yang berkumandang sebelum pertandingan dimulai.

Baca Juga: Ngaku-ngaku Masinis Sampai Datang ke Podcast Horor, Pria Ini Akhirnya Diciduk Polisi

Dimana itu terkesan menghina lagu kebangsaan tim lawan.

Suporter Timnas Bahrain juga beberapa kali terlihat melepaskan laser ke arah mata pemain Timnas Jepang, Ayase Ueda.

Yang pada saat itu hendak melakukan tendangan pinalti ke gawang Bahrain. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.