Manajer Timnas U-17 Zaki Iskandar Tekankan Pentingnya Komunikasi Berisik di Lapangan

AKURAT JAKARTA — Manajer Timnas Indonesia U-17, Ahmed Zaki Iskandar, mengungkapkan salah satu kunci kedisiplinan taktik skuad Garuda Muda di lapangan.
Zaki menekankan bahwa para pemain diminta untuk tidak diam, melainkan harus "berisik" demi menjaga koordinasi antar lini.
Dikutip dari Podcast Nusantara TV, Zaki menjelaskan bahwa aspek komunikasi menjadi perhatian serius jajaran manajemen dan tim pelatih.
Baca Juga: Presiden Persita Ahmed Zaki: Di Bawah Erick Thohir, PSSI Dukung Total Transformasi Liga
Menurutnya, pemain tidak hanya sekadar menjalankan instruksi, tetapi harus aktif saling mengingatkan selama pertandingan berlangsung.
"Kami selalu bicara, coba di lapangan itu 'berisik'. Selalu mengingatkan antar-pemain. Komunikasi ini sangat penting, mulai dari pemain belakang ke tengah, hingga pemain depan harus saling menjaga keterhubungan," ujar Zaki.
Zaki menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan tim pelatih saat ini tidak lagi bersifat satu arah. Para penggawa Garuda Muda diberikan ruang untuk berdiskusi dan memahami skema taktik secara mendalam sebelum berlaga.
Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto Diproyeksi Tukangi Timnas U-17, Ahmed Zaki Optimistis Selevel Nova Arianto
"Kalau untuk taktik, ada waktu di mana mereka bisa bertanya dan berdialog. Jika di lapangan terjadi situasi tertentu, mereka tahu apa yang harus dilakukan. Jadi, ada dialog, tidak satu jalur," tuturnya menjelaskan.
Meski pelatih merancang strategi di luar garis lapangan, Zaki menegaskan bahwa pada akhirnya pemainlah yang menjadi pengambil keputusan saat peluit dibunyikan.
Kemampuan membaca situasi menjadi krusial, terutama dalam kondisi-kondisi sulit di tengah laga.
"Pada akhirnya pelatih yang menerapkan, tapi mereka yang eksekusi di lapangan. Mereka harus bisa memprediksi dan mengantisipasi apa yang harus dilakukan, apalagi jika berada dalam kondisi tertentu," kata Zaki.
Langkah ini diharapkan mampu membentuk mentalitas pemain muda Indonesia agar lebih berani bersuara dan memiliki kepemimpinan (leadership) kolektif di atas rumput hijau. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





