Hindari Tidur Terlalu Lama! Ini 7 Bahayanya untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Sebabkan Depresi hingga Kematian

AKURAT JAKARTA - Setiap harinya kita pasti memerlukan istirahat atau tidur untuk memulihkan stamina, meningkatkan energi, dan mengistirahatkan organ tubuh.
Setidaknya setiap orang memerlukan waktu tidur tujuh sampai delapan jam per hari. Tapi, ketika sedang libur atau weekend biasanya orang akan tidur lebih lama.
Ternyata, tidur jika berlebihan atau terlalu lama memiliki bahaya atau dampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Dampaknya pun cukup parah. Karena bisa menyebabkan depresi, penyakit jantung, bahkan kematian lebih cepat.
Alih-alih menjaga badan agar tetap fit dan sehat, ternyata jika tidur berlebihan atau terlalu lama, malah jadi bumerang dan berdampak burung bagi kesehatan.
Memang benar, semua harus dilakukan sesuai dengan takaran atau porsinya. Tidak boleh berlebihan ataupun kurang, sama halnya dengan tidur.
Dilansir dari WebMD, berikut tujuh dampak buruk atau bahaya tidur terlalu lama bagi kesehatan tubuh:
1. Diabetes
Penelitian menunjukkan bahwa tidur terlalu lama atau kurang setiap malam dapat meningkatkan risiko diabetes.
2. Kegemukan/Obesitas
Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit juga bisa membuat berat badan Anda bertambah.
Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa orang yang tidur selama sembilan atau 10 jam setiap malam memiliki kemungkinan 21% lebih besar untuk mengalami obesitas selama periode enam tahun dibandingkan orang yang tidur antara tujuh dan delapan jam.
3. Sakit kepala
Bagi sebagian orang yang rentan sakit kepala, tidur lebih lama dari biasanya di akhir pekan atau liburan bisa menyebabkan sakit kepala.
Para peneliti percaya hal ini disebabkan oleh efek tidur berlebihan terhadap neurotransmitter tertentu di otak , termasuk serotonin.
Orang yang terlalu banyak tidur di siang hari dan mengganggu tidur malamnya juga mungkin akan menderita sakit kepala di pagi hari.
4. Sakit punggung
Ada suatu masa ketika dokter menyuruh orang yang menderita sakit punggung untuk segera tidur. Namun hari-hari itu sudah lama berlalu.
Anda bahkan mungkin tidak perlu membatasi program olahraga rutin Anda saat mengalami sakit punggung. Periksa dengan dokter Anda.
Dokter kini menyadari manfaat kesehatan dari mempertahankan tingkat aktivitas tertentu. Dan mereka menyarankan untuk tidak tidur lebih dari biasanya, jika memungkinkan.
5. Depresi
Meskipun insomnia lebih sering dikaitkan dengan depresi dibandingkan tidur berlebihan, sekitar 15% penderita depresi tidur terlalu banyak.
Hal ini pada gilirannya dapat memperburuk depresi mereka. Itu karena kebiasaan tidur teratur penting untuk proses pemulihan.
6. Penyakit jantung
Studi Kesehatan Perawat melibatkan hampir 72.000 wanita. Analisis cermat terhadap data penelitian tersebut menunjukkan bahwa wanita yang tidur sembilan hingga 11 jam per malam, memiliki kemungkinan 38% lebih besar terkena penyakit jantung koroner dibandingkan wanita yang tidur delapan jam.
Para peneliti belum mengidentifikasi alasan hubungan antara tidur berlebihan dan penyakit jantung .
7. Kematian
Berbagai penelitian menemukan bahwa orang yang tidur sembilan jam atau lebih setiap malam memiliki tingkat kematian yang jauh lebih tinggi dibandingkan orang yang tidur tujuh hingga delapan jam semalam.
Tidak ada alasan khusus untuk korelasi ini yang ditentukan. Namun peneliti menemukan bahwa depresi dan status sosial ekonomi rendah juga berhubungan dengan tidur yang lebih lama.
Mereka berspekulasi bahwa faktor-faktor ini mungkin terkait dengan peningkatan angka kematian pada orang yang tidur terlalu banyak.
Nah, di atas beberapa bahaya atau dampak tidur terlalu lama bagi kesehatan. Dampak terburuk, ternyata salah satunya hal ini bisa menyebabkan kematian lebih cepat.
Yuk, mulai sekarang mari tidur dengan sewajarnya dan sesuai kebutuhan. Jangan berlebih ataupun kurang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






