Ketika Tidur Siang Malah Jadi Bumerang, Ini Waktu yang Sebaiknya Dihindari

AKURAT JAKARTA - Tidur siang sering menjadi cara cepat untuk mengembalikan energi ketika tubuh mulai lelah.
Namun, kebiasaan ini bisa berubah menjadi bumerang jika dilakukan terlalu sore.
Salah satu waktu yang perlu diwaspadai adalah sekitar pukul 16.00 hingga 17.00.
Tidur pada jam tersebut dapat membuat rasa kantuk berkurang ketika malam tiba sehingga seseorang justru lebih sulit terlelap.
Pakar tidur dan ahli saraf Chelsie Rohrscheib, Ph.D., menyebut tidur siang pada pukul 4 atau 5 sore sebagai waktu yang sebaiknya dihindari.
Pasalnya, tidur terlalu dekat dengan waktu malam dapat mengganggu dorongan alami tubuh untuk tidur.
Masalahnya bisa menjadi berulang.
Ketika seseorang tidur terlalu sore dan akhirnya sulit tidur pada malam hari, waktu tidur malam dapat berkurang.
Keesokan harinya, tubuh kembali terasa mengantuk sehingga muncul keinginan untuk tidur siang lebih lama atau lebih sore.
Siklus tersebut pada akhirnya dapat mengganggu pola tidur yang seharusnya.
Padahal, rasa kantuk di tengah hari sebenarnya merupakan bagian dari perubahan alami tingkat kewaspadaan tubuh.
Karena itu, munculnya rasa mengantuk setelah makan siang tidak selalu berarti tubuh kelelahan akibat terlalu banyak makan.
Waktu tidur siang justru bisa disesuaikan dengan periode alami tersebut.
Waktu sekitar pukul 12.00–14.00 banyak direkomendasikan sebagai periode yang lebih ideal untuk tidur siang.
Sementara itu, Sleep Foundation menyebut rentang sekitar pukul 13.00–15.00 sebagai waktu ketika rasa kantuk secara alami dapat meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





