Jakarta

Tepis Isu Pesugihan di Gunung Kawi, Sarwendah Tegaskan Kedatangannya Hanya Demi Konten

Aisya Nur Aziza | 30 Juli 2026, 10:37 WIB
Tepis Isu Pesugihan di Gunung Kawi, Sarwendah Tegaskan Kedatangannya Hanya Demi Konten
Sarwendah bantah soal isu pesugihan Gunung Kawi

AKURAT JAKARTA — Penyanyi Sarwendah akhirnya angkat bicara merespons rumor liar yang menuding dirinya melakukan ritual mistis pemujaan di wilayah Gunung Kawi.

Pernyataan penegasan ini ia sampaikan langsung saat menghadiri sesi bincang-bincang di kanal YouTube milik Denny Sumargo pada Rabu (29/7/2026).

Mantan personil Cherrybelle tersebut mengungkapkan bahwa perjalanannya ke kawasan yang identik dengan Mitos Pesugihan itu murni dilakukan demi kepentingan pekerjaan hiburan, yakni pengambilan gambar untuk konten bernuansa gaib.

"Enggak apa-apa kok, aku senyum karena aku syuting di situ. Aku syuting program KBP The Lost World, ada videonya program di YouTube," tutur Sarwendah.

Baca Juga: Bawa Nuansa Lebih Dewasa, Tom Holland Bocorkan Arah Cerita Spider Man: Brand New Day

Murni Konten

Sarwendah menceritakan bahwa pengalaman kerja di lokasi tersebut terjadi saat wabah Covid-19 masih melanda.

Pembagian area syuting sudah diatur sepenuhnya oleh pihak rumah produksi, di mana ia ditempatkan untuk mengisi episode di area Gunung Kawi.

Sebagai seorang penampil profesional, ibu tiga anak ini tinggal menjalankan tugas sesuai arahan tim tanpa ada maksud penyelewengan kepercayaan.

Ia kembali menggarisbawahi bahwa segala kabar miring yang beredar di media sosial sama sekali tidak memiliki pijakan fakta.

Baca Juga: Ini Batas Aman Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak Harian Anak, Jangan Sampai Over

Hormati Tradisi Lokal, Tanpa Unsur Mistis

Mengenai aktivitas di lokasi, Sarwendah menjelaskan bahwa tim produksi hanya menyelaraskan diri dengan kearifan lokal setempat sebelum memulai pengambilan gambar.

Langkah tersebut murni bentuk tatakrama dan rasa hormat kepada warga sekitar.

"Pas datang kita disuruh kayak matur nuhun, kayak izin gitu. Memang ada adat di situ yang harus dilakukan. Harus makan nasi kuning bersama kru. Kita datang ke situ tentu harus menghormati dan izin dahulu," jelasnya.

Ia menjamin seratus persen bahwa tidak ada serangkaian tindakan magis atau permohonan kekayaan ilegal selama proses kerja berlangsung.

"Enggak ada kata-kata pesugihan itu. Seribu persen tidak ada. Kalau Koh Densu mau menghubungi Pesulap Merah silakan saja," jawabnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.