Jakarta

Tepis Pengakuan Sarwendah Terkait Anak, Pihak Ruben Onsu Tunjukkan Bukti Rekaman

Aisya Nur Aziza | 30 Juli 2026, 20:34 WIB

AKURAT JAKARTA — Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas.

Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, menanggapi santai bantahan Sarwendah mengenai tuduhan sebutan tak pantas serta klaim tidak pernah bertengkar di depan anak-anak.

Pernyataan tersebut disampaikan Minola saat memberikan keterangan pers di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).

Minola menilai bantahan yang disampaikan Sarwendah dalam tayangan podcast Denny Sumargo adalah hal yang wajar.

Menurutnya, seseorang yang mengeluarkan perkataan sering kali lebih mudah lupa dibandingkan pihak yang mendengarnya langsung.

"Dia boleh bantah, tidak jadi persoalan. Karena memang kadang-kadang dalam hidup ini, orang yang mengucapkan itu lebih cepat lupa daripada orang yang mendengarkan," ujar Minola.

Baca Juga: Tepis Isu Pesugihan di Gunung Kawi, Sarwendah Tegaskan Kedatangannya Hanya Demi Konten

Tampilkan Bukti Video Keributan di Rumah

Selain menanggapi soal sebutan panggilan, Minola juga secara tegas membantah klaim Sarwendah yang mengaku tidak pernah terlibat adu mulut di depan anak-anak mereka.

Di hadapan para awak media, Minola memperlihatkan sebuah rekaman video melalui telepon selulernya.

Ia mengklaim video tersebut menjadi bukti bahwa perselisihan antara Ruben dan Sarwendah pernah terjadi hingga suaranya terdengar oleh seluruh penghuni rumah.

"Termasuk yang dikatakan bahwa dia tidak pernah ribut-ribut di depan anak-anak. Tuh, satu rumah tahu tuh, Ruben dimarah-marahi," kata Minola sambil menunjukkan rekaman tersebut.

Meski demikian, Minola enggan membeberkan lebih lanjut pemicu utama dari pertengkaran yang terekam dalam video tersebut agar tidak memperlebar masalah.

Adapun Minola menegaskan bahwa tindakan memperlihatkan bukti video tersebut bukan bertujuan untuk mengeksploitasi masalah internal rumah tangga kliennya.

Langkah itu diambil murni untuk meluruskan narasi publik yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Menurut Minola, situasi keributan yang terekam dalam video menunjukkan bahwa potensi anak-anak mendengar perselisihan tersebut sangat besar, mengingat seluruh isi rumah ikut terbangun atau merespons kejadian itu.

"Yang ingin saya sampaikan bahwa tuduhan itu tidak benarlah. Buktinya berani teriak-teriak sampai satu rumah dengar. Dengan kondisi satu rumah turun semua, kira-kira anak-anak dengar tidak?" pungkas Minola. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.