Jakarta

Digaet Jadi Pemeran Utama, Lee Junho Comeback Lewat Serial Drama Fantasi Embassy for Foreign Monsters

Aisya Nur Aziza | 27 Juli 2026, 08:44 WIB
Digaet Jadi Pemeran Utama, Lee Junho Comeback Lewat Serial Drama Fantasi Embassy for Foreign Monsters
Lee Junho

AKURAT JAKARTA - Stasiun televisi Korea Selatan, tvN, secara resmi mengumumkan pemeran utama untuk proyek drama fantasi komedi romantis terbaru bertajuk Embassy for Foreign Monsters in Korea.

Serial ini dipastikan mempertemukan aktor kenamaan Lee Junho dengan aktris muda Hong Hwa Yeon dalam peran yang tak biasa.

Mengusung perpaduan genre komedi romantis dan misteri, drama ini menyajikan alur cerita unik tentang lika liku hubungan antara diplomat manusia dengan entitas mahluk mitologi yang tinggal di Korea Selatan.

Dalam proyek ini, Lee Junho dikonfirmasi memerankan karakter Cha Yeon, sesosok naga penguasa elemen air yang menjabat sebagai pimpinan di sebuah kedutaan besar paling misterius di dunia.

Karakter Cha Yeon digambarkan sangat tertutup dan telah memilih untuk hidup berdampingan di alam manusia selama lebih dari satu milenium.

Sementara itu, Hong Hwa Yeon dipercaya membawakan karakter Go Mi Woo, seorang diplomat muda yang memiliki latar belakang impresif sebagai mantan atlet panahan peraih medali emas Asian Games.

Satu-satunya Manusia di Kedutaan Monster

Konflik dan keunikan cerita mulai terbangun saat Go Mi Woo mendadak menerima penugasan yang terbilang mustahil dalam karier diplomatiknya.

Ia ditempatkan di Kedutaan Besar Monster Asing di Korea Selatan, sebuah area yang sejatinya tertutup rapat bagi populasi manusia.

Penugasan tak masuk akal tersebut secara otomatis menjadikan Go Mi Woo sebagai satu-satunya sosok manusia yang beraktivitas di dalam kedutaan rahasia tersebut, sekaligus memaksa sang diplomat untuk berinteraksi intensif dengan Cha Yeon. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.