Dulu Sekolah Kedokteran Kini Museum, Gedung Ini Jadi Saksi Awal Kebangkitan Nasional

AKURAT JAKARTA - Sebuah gedung di Jakarta menyimpan cerita panjang tentang perjalanan pendidikan dan pergerakan nasional Indonesia.
Tempat yang kini dikenal sebagai Museum Kebangkitan Nasional itu dulunya merupakan sekolah kedokteran bagi pribumi pada masa kolonial Belanda.
Sekolah tersebut bernama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen atau STOVIA.
Di tempat inilah para pelajar pribumi tidak hanya mendapatkan pendidikan untuk menjadi tenaga medis, tetapi juga mulai mengenal berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Lingkungan pendidikan STOVIA kemudian berkembang menjadi ruang bertemunya gagasan mengenai pendidikan, kehidupan sosial, dan kondisi masyarakat pribumi.
Dari lingkungan tersebut, muncul kesadaran bahwa persoalan bangsa tidak cukup dihadapi secara individual.
Para pelajar STOVIA menjalani pendidikan kedokteran dalam sistem kolonial.
Namun, kehidupan mereka tidak hanya berkutat pada buku pelajaran dan praktik medis.
Perhatian terhadap kondisi masyarakat ikut membentuk cara pandang para pelajar.
Mereka melihat berbagai persoalan sosial dan pendidikan yang dialami masyarakat pribumi sehingga mulai muncul gagasan untuk melakukan perubahan.
Baca Juga: SIAK-NG Resmi Ditutup, Mahasiswa UI Kini Punya SATU Pintu untuk Urusan Akademik
Momentum penting terjadi pada 20 Mei 1908.
Sejumlah pelajar STOVIA mendirikan Boedi Oetomo, organisasi yang kemudian dikenal sebagai salah satu tonggak awal pergerakan nasional Indonesia.
Tanggal berdirinya organisasi tersebut selanjutnya diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.
Menariknya, gagasan yang berkembang di lingkungan sekolah kedokteran tersebut akhirnya memiliki pengaruh jauh lebih luas daripada bidang pendidikan medis.
Para pelajar mulai membangun kesadaran untuk memperjuangkan kemajuan masyarakat melalui organisasi dan gerakan yang lebih terarah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






