Sarapan Pagi Bisa Bikin Gula Darah Melonjak? Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Tahu

AKURAT JAKARTA - Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting, tetapi beberapa ahli diabetes menilai waktu dan jenis makanan juga perlu diperhatikan.
Menurut dokter spesialis diabetes dr. Andrew Chiew, tubuh memiliki mekanisme alami yang dapat memengaruhi kadar gula darah pada pagi hari.
Pada rentang waktu sekitar pukul 05.00 hingga 08.00, hati atau liver secara alami melepaskan gula ke dalam aliran darah untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh.
Proses alami tersebut dikenal sebagai glukoneogenesis, yaitu pembentukan glukosa oleh hati saat tubuh sedang berpuasa selama tidur malam.
Akibat proses itu, sebagian orang dapat mengalami peningkatan kadar gula darah meski belum mengonsumsi makanan apa pun.
Kondisi tersebut sering dikaitkan dengan fenomena fajar atau dawn phenomenon yang cukup umum terjadi pada penderita diabetes.
Karena itu, pemilihan menu sarapan menjadi hal yang penting bagi mereka yang ingin menjaga kestabilan gula darah.
Sarapan yang didominasi karbohidrat sederhana berpotensi membuat kadar gula darah meningkat lebih cepat setelah bangun tidur.
Contoh makanan yang sering dikonsumsi saat sarapan seperti bubur, nasi uduk, mi, roti manis, dan makanan tinggi gula lainnya.
Ketika makanan tersebut dikonsumsi saat kadar gula darah sudah meningkat secara alami, lonjakan gula dapat menjadi lebih tinggi.
Lonjakan gula darah yang terlalu cepat dapat membuat energi tubuh terasa tidak stabil dalam beberapa jam berikutnya.
Sebagian orang kemudian merasa cepat lapar, mudah mengantuk, atau mengalami penurunan konsentrasi saat beraktivitas.
Untuk membantu mengurangi lonjakan gula darah, menu sarapan tinggi protein sering menjadi pilihan yang disarankan.
Telur rebus menjadi salah satu contoh makanan tinggi protein yang relatif sederhana dan mudah disiapkan setiap pagi.
Protein cenderung memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengendalikan keinginan makan berlebihan.
Baca Juga: Jangan Terbawa Emosi, Simak 5 Cara Bijak Menghadapi Konflik Warisan
=====
Selain protein, sayuran dan lemak sehat dalam jumlah wajar juga dapat menjadi bagian dari sarapan yang lebih seimbang.
Meski demikian, kebutuhan setiap orang berbeda sehingga pola makan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Penderita diabetes disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum melakukan perubahan pola makan secara signifikan.
Selain memperhatikan makanan, aktivitas fisik juga berperan penting dalam membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali.
Olahraga rutin dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh lebih efektif menggunakan glukosa sebagai sumber energi.
Kombinasi pola makan yang tepat dan olahraga teratur menjadi langkah penting untuk membantu menurunkan risiko diabetes.
Memahami cara tubuh bekerja pada pagi hari dapat membantu seseorang membuat keputusan yang lebih baik saat memilih sarapan.
Dengan memilih menu yang lebih seimbang, tubuh dapat memperoleh energi yang lebih stabil untuk menjalani aktivitas sepanjang hari. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







