Jakarta

Gula Darah Naik, Ini 4 Jus Buah dengan Indeks Glikemik Rendah yang Bisa Jadi Pilihan Sehat Buat Penderita Diabetes

Anggerhana Denni Rahmawati | 1 Maret 2026, 17:45 WIB
Gula Darah Naik, Ini 4 Jus Buah dengan Indeks Glikemik Rendah yang Bisa Jadi Pilihan Sehat Buat Penderita Diabetes

AKURAT JAKARTA - Gula darah naik yang tidak terkontrol dapat berkembang menjadi diabetes, kondisi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin secara optimal sehingga kadar gula darah meningkat.

Jika kamu membiarkannya, diabetes dapat memicu komplikasi serius dan sulit disembuhkan.

Karena itu, menjaga pola makan dan minum menjadi langkah penting untuk mengontrol kadar gula darah.

Baca Juga: Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 1 Maret 2026: Duel Ketat Perebutan Zona Eropa

Salah satu cara yang bisa kamu pertimbangkan adalah memilih jus buah dengan indeks glikemik rendah.

Minuman ini dinilai lebih aman karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.

Berikut beberapa pilihan jus buah yang bisa dikonsumsi, yaitu:

1. Jus Anggur

Baca Juga: Prediksi Skor Torino vs Lazio di Serie A, 2 Maret 2026: Misi Bangkit Granata Dihadang Biancocelesti

Anggur, termasuk kulitnya, mengandung serat yang baik untuk tubuh.

Buah ini juga menjadi sumber vitamin B6 yang mendukung fungsi otak dan keseimbangan hormon suasana hati.

Anggur memiliki indeks glikemik 53. Meski tergolong manis, indeks glikemiknya relatif rendah.

Baca Juga: Prediksi Skor Real Betis vs Sevilla di La Liga, 2 Maret 2026: El Gran Derbi Panas di La Cartuja

Senyawa dalam anggur juga dipercaya membantu melindungi tubuh dari lonjakan gula darah.

Selain itu, kandungan antioksidannya bermanfaat menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

2. Jus Persik

Baca Juga: Prediksi Skor Hamburger SV vs RB Leipzig di Bundesliga, 2 Maret 2026: Die Rothosen Tantang Die Roten Bullen di Volksparkstadion

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.