Donald Trump Mendadak Batal Serang Iran, Israel Kaget!

AKURAT JAKARTA — Situasi perang di Timur Tengah kini beri kejutan baru.
Kabarnya, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, secara mendadak batalkan rencana pengeboman besar-besaran ke Iran pada Kamis malam waktu setempat.
Keputusan ini kabarnya sempat bikin sekutu dekat mereka, Israel, kaget bukan main.
Lewat akun media sosial miliknya di Truth Social, Trump mengeklaim kalau serangan udara itu sengaja dibatalkan karena jalur damai akhirnya dibuka kembali.
Negosiasi ini bahkan langsung melibatkan para pemimpin tertinggi di Iran.
Langkah Trump ini terbilang sangat drastis dan tidak terduga.
Padahal, baru beberapa jam sebelumnya, dia sempat koar-koar dan mengancam bakal menggempur Iran habis-habisan.
"Serangan dan pengeboman yang sudah dijadwalkan akhirnya dibatalkan, karena negosiasi sudah dibawa ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan disetujui," tulis Trump.
Trump juga menambahkan kalau poin-poin kesepakatan akhir dalam diskusi tersebut sudah disetujui oleh semua pihak yang terlibat, mulai dari AS sendiri, Israel, Arab Saudi, hingga beberapa negara tetangga di Timur Tengah.
Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Iran Tutup Total Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu
Gara-gara Helikopter AS Jatuh
Meski sekarang kedua negara mau duduk bareng buat negosiasi, hubungan AS dan Iran sebenarnya sempat panas dingin dan berada di titik kritis selama beberapa hari terakhir.
Padahal, mereka baru saja menyepakati gencatan senjata pada April lalu.
Ketegangan terbaru ini awalnya dipicu oleh jatuhnya sebuah helikopter tempur jenis Apache milik militer AS di dekat Selat Hormuz pada hari Rabu.
Pihak Amerika langsung menuduh Iran sebagai dalang di balik jatuhnya helikopter tersebut, dan langsung membalasnya dengan meluncurkan serangan udara ke wilayah Iran.
Namun, pemerintah Iran membantah keras tuduhan itu.
Ogah tinggal diam karena diserang dahulu oleh Amerika, militer Iran langsung membalas dengan menghujani pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara Teluk dengan rudal.
Jalur Laut Tetap Diblokade Amerika
=====
Kendati perintah untuk menjatuhkan bom dari udara resmi dibatalkan oleh Trump, tekanan militer dari Amerika ternyata belum sepenuhnya hilang.
Presiden Donald Trump menegaskan bahwa pasukannya akan tetap melakukan blokade laut secara total.
Baca Juga: Trump Berulah! AS Buat Rencana Boikot Operator China, Komunikasi Global Terancam Lumpuh
Dengan kata lain, kapal-kapal perang Angkatan Laut AS bakal terus berjaga dan mengepung pelabuhan-pelabuhan penting milik Iran di sepanjang Selat Hormuz guna mengontrol ketat keluar-masuknya barang dan pasokan energi dari sana. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





