Jakarta

Donald Trump Mendadak Batal Serang Iran, Israel Kaget!

Aisya Nur Aziza | 12 Juni 2026, 17:50 WIB
Donald Trump Mendadak Batal Serang Iran, Israel Kaget!
Donald Trump batal serang Iran

AKURAT JAKARTA — Situasi perang di Timur Tengah kini beri kejutan baru.

Kabarnya, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, secara mendadak batalkan rencana pengeboman besar-besaran ke Iran pada Kamis malam waktu setempat.

Keputusan ini kabarnya sempat bikin sekutu dekat mereka, Israel, kaget bukan main.

Lewat akun media sosial miliknya di Truth Social, Trump mengeklaim kalau serangan udara itu sengaja dibatalkan karena jalur damai akhirnya dibuka kembali.

Negosiasi ini bahkan langsung melibatkan para pemimpin tertinggi di Iran.

Langkah Trump ini terbilang sangat drastis dan tidak terduga.

Padahal, baru beberapa jam sebelumnya, dia sempat koar-koar dan mengancam bakal menggempur Iran habis-habisan.

"Serangan dan pengeboman yang sudah dijadwalkan akhirnya dibatalkan, karena negosiasi sudah dibawa ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan disetujui," tulis Trump.

Trump juga menambahkan kalau poin-poin kesepakatan akhir dalam diskusi tersebut sudah disetujui oleh semua pihak yang terlibat, mulai dari AS sendiri, Israel, Arab Saudi, hingga beberapa negara tetangga di Timur Tengah.

Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Iran Tutup Total Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Gara-gara Helikopter AS Jatuh

Meski sekarang kedua negara mau duduk bareng buat negosiasi, hubungan AS dan Iran sebenarnya sempat panas dingin dan berada di titik kritis selama beberapa hari terakhir.

Padahal, mereka baru saja menyepakati gencatan senjata pada April lalu.

Ketegangan terbaru ini awalnya dipicu oleh jatuhnya sebuah helikopter tempur jenis Apache milik militer AS di dekat Selat Hormuz pada hari Rabu.

Pihak Amerika langsung menuduh Iran sebagai dalang di balik jatuhnya helikopter tersebut, dan langsung membalasnya dengan meluncurkan serangan udara ke wilayah Iran.

Namun, pemerintah Iran membantah keras tuduhan itu.

Ogah tinggal diam karena diserang dahulu oleh Amerika, militer Iran langsung membalas dengan menghujani pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara Teluk dengan rudal.

Jalur Laut Tetap Diblokade Amerika

=====

Kendati perintah untuk menjatuhkan bom dari udara resmi dibatalkan oleh Trump, tekanan militer dari Amerika ternyata belum sepenuhnya hilang.

Presiden Donald Trump menegaskan bahwa pasukannya akan tetap melakukan blokade laut secara total.

Baca Juga: Trump Berulah! AS Buat Rencana Boikot Operator China, Komunikasi Global Terancam Lumpuh

Dengan kata lain, kapal-kapal perang Angkatan Laut AS bakal terus berjaga dan mengepung pelabuhan-pelabuhan penting milik Iran di sepanjang Selat Hormuz guna mengontrol ketat keluar-masuknya barang dan pasokan energi dari sana. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.