Jakarta

Masakan Rumahan Naik Level dengan Mengikuti Trik dari Koki Profesional Ini

Anggerhana Denni Rahmawati | 5 Juni 2026, 11:15 WIB
Masakan Rumahan Naik Level dengan Mengikuti Trik dari Koki Profesional Ini
Ilustrasi memasak dengan mengikuti trik dari koki profesional.

AKURAT JAKARTA - Banyak orang mengira masakan restoran terasa lebih enak karena menggunakan bahan mahal atau alat masak canggih.

Padahal, para koki profesional justru mengandalkan trik sederhana yang sering luput diperhatikan saat memasak di rumah.

Mulai dari cara mengolah daging hingga penggunaan bumbu, detail kecil ternyata sangat memengaruhi hasil akhir masakan.

Tidak sedikit orang langsung memasak tanpa memperhatikan suhu bahan, takaran garam, atau tekstur makanan.

Akibatnya, masakan terasa kurang maksimal meski menggunakan resep yang sama.

Padahal, dengan beberapa trik sederhana, cita rasa makanan rumahan bisa meningkat secara signifikan.

Menariknya, sebagian trik ini sangat mudah diterapkan di dapur rumah.

Berikut beberapa trik memasak ala koki profesional yang wajib kamu coba.

1. Keluarkan Daging Sebelum Dimasak

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah langsung memasak daging dari kulkas atau freezer.

Kondisi daging yang masih terlalu dingin membuat tingkat kematangannya tidak merata.

Untuk hasil yang lebih baik, biarkan daging berada di suhu ruang sekitar satu hingga dua jam sebelum dimasak.

Cara ini membantu panas menyebar lebih merata sehingga tekstur daging menjadi lebih lembut dan matang sempurna.

Teknik sederhana ini sering digunakan untuk menghasilkan steak yang juicy seperti di restoran.

2. Gunakan Teknik Brining

Rahasia ayam atau daging restoran yang terasa lembut dan juicy ternyata berasal dari teknik brining.

Teknik ini dilakukan dengan merendam daging dalam larutan air garam dingin sebelum dimasak.

Baca Juga: Hanya 5 Menit Jalan Pagi, Manfaatnya Ternyata Besar untuk Tubuh

=====

Brining membantu serat daging menyerap cairan dan rasa lebih maksimal.

Selain membuat daging lebih gurih, teknik ini juga membantu menjaga tekstur agar tidak mudah kering meski dimasak agak lama.

Cara ini cocok diterapkan untuk berbagai jenis daging sehari-hari.

3. Jangan Takut Menggunakan Garam

Banyak masakan terasa hambar karena penggunaan garam yang terlalu sedikit.

Koki profesional biasanya menambahkan garam secara bertahap selama proses memasak agar rasa lebih merata.

Menaburkan garam dari posisi agak tinggi juga membantu distribusinya menyebar lebih baik ke seluruh makanan.

Namun, penggunaan garam tetap perlu disesuaikan agar tidak berlebihan.

Keseimbangan rasa menjadi salah satu kunci utama masakan terasa lebih lezat.

4. Tambahkan Sedikit Gula pada Masakan Tomat

Tomat memiliki rasa asam alami yang terkadang terlalu kuat dalam masakan.

Karena itu, koki profesional sering menambahkan sedikit gula untuk membantu menyeimbangkan rasa.

Trik ini membuat saus pasta, sup tomat, atau masakan berbahan tomat terasa lebih lembut dan nikmat.

Bahkan, tomat yang kurang matang bisa terasa lebih segar dengan tambahan sedikit gula.

Cara ini sering dipakai untuk memperbaiki rasa masakan tanpa harus mengganti bahan utama.

Baca Juga: Hadir Sebagai Penantang Baru, Honda BeAT 150 Punya Desain yang Lebih Keren Dari Beat Deluxe, Harganya Cuma Segini!

=====

5. Campurkan Pasta ke Saus Sebelum Matang Sempurna

Banyak orang memasak pasta hingga benar-benar matang sebelum dicampur saus.

Padahal, koki profesional justru memindahkan pasta ke saus beberapa menit lebih awal.

Teknik ini membuat pasta menyerap rasa saus dengan lebih baik. Jika saus terasa terlalu kental, kamu bisa menambahkan sedikit air rebusan pasta agar teksturnya tetap pas.

Hasil akhirnya membuat pasta terasa lebih kaya rasa seperti hidangan restoran Italia.

Dengan memahami teknik sederhana ini, kamu bisa meningkatkan kualitas masakan rumahan tanpa perlu alat mahal atau resep rumit.

Terkadang, detail kecil dalam proses memasak justru menjadi rahasia utama di balik masakan yang terasa lebih lezat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.