Nggak Hanya Nanas dan Daun Pepaya, 2 Bahan Alami ini Ternyata Juga Bisa Bantu Melunakkan Daging yang Alot

AKURAT JAKARTA - Mengolah daging agar empuk sering menjadi tantangan bagi banyak orang, terutama saat memasak dalam jumlah besar.
Tidak sedikit yang mengeluhkan tekstur daging masih keras meski sudah direbus cukup lama.
Padahal, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar daging menjadi lebih lembut tanpa harus selalu menggunakan bahan instan.
Selain teknik memasak, pemilihan bahan alami juga ternyata memiliki peran penting dalam membantu melunakkan serat daging.
Bahan seperti jahe hingga daun pandan wangi sudah lama dimanfaatkan dalam berbagai resep tradisional maupun modern untuk membuat hasil masakan lebih nikmat.
Dengan pengolahan yang tepat, tekstur daging bisa menjadi lebih empuk tanpa mengurangi kandungan gizinya.
Jahe dikenal memiliki kandungan enzim alami yang membantu melunakkan serat daging.
Karena itu, bahan dapur ini sering digunakan sebagai bumbu marinasi sebelum daging dimasak.
Selain membantu membuat tekstur lebih lembut, jahe juga dapat mengurangi aroma amis atau prengus pada daging.
Tidak hanya jahe, daun pandan wangi juga kerap dimanfaatkan dalam proses memasak daging.
Aroma khas pandan dipercaya membantu membuat cita rasa masakan lebih sedap sekaligus memberi sensasi aroma yang lebih segar pada hidangan berbahan daging.
Selain penggunaan bahan alami, teknik memasak menjadi faktor penting agar tekstur daging tidak alot saat disantap.
Untuk bagian daging dengan serat kasar seperti paha atau betis, metode slow cooking lebih dianjurkan karena proses memasak perlahan membantu memecah jaringan otot pada daging.
Daging yang keras sebaiknya dimasak menggunakan suhu sedang dalam waktu lebih lama agar hasilnya lebih empuk.
Jika ingin proses lebih cepat, penggunaan panci presto juga bisa menjadi pilihan karena tekanan tinggi membantu melunakkan serat daging tanpa membuatnya hancur.
Baca Juga: Lima Cara Sederhana Melegakan Hidung Tersumbat di Rumah Tanpa Obat
=====
Sebaliknya, bagian daging yang memang sudah empuk secara alami seperti tenderloin atau has dalam tidak perlu dimasak terlalu lama.
Memasak berlebihan justru dapat membuat tekstur daging menjadi kering dan keras sehingga rasa alami daging berkurang.
Proses memasak ternyata juga memengaruhi kandungan nutrisi pada daging, terutama protein.
Meski sebagian protein dapat berkurang akibat panas, protein pada daging matang justru lebih mudah dicerna tubuh karena telah mengalami proses denaturasi.
Selain itu, kandungan zat besi pada daging cenderung tetap stabil selama proses pemasakan berlangsung.
Karena itu, pengolahan yang tepat bukan hanya membuat hidangan terasa lebih lezat, tetapi juga membantu menjaga manfaat gizinya untuk tubuh.
Dengan memilih teknik memasak yang sesuai dan memanfaatkan bahan alami, kamu bisa menghasilkan olahan daging yang empuk, lezat, dan tetap bernutrisi.
Cara sederhana ini juga membuat proses memasak menjadi lebih praktis dan hasil hidangan terasa lebih maksimal. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






