Jakarta

Ternyata Ini Penyebab Daging Kurban Jadi Alot, Sulit Dikunyah dan Bau

Anggerhana Denni Rahmawati | 27 Mei 2026, 16:45 WIB
Ternyata Ini Penyebab Daging Kurban Jadi Alot, Sulit Dikunyah dan Bau
Daging kurban.

AKURAT JAKARTA - Momen Idul Adha selalu identik dengan berbagai hidangan berbahan daging kurban.

Mulai dari sate, gulai, rendang, hingga tongseng menjadi menu favorit yang sering disajikan bersama keluarga.

Namun, tidak sedikit orang mengeluhkan hasil masakan yang terasa alot, sulit dikunyah, atau bahkan masih meninggalkan aroma tidak sedap.

Padahal, kualitas rasa dan tekstur daging bukan hanya ditentukan oleh bumbu yang digunakan.

Cara memilih, menyimpan, hingga teknik memasak ternyata sangat memengaruhi hasil akhir hidangan.

Kesalahan kecil yang sering dianggap sepele justru bisa membuat daging kehilangan kelembutan alaminya.

Agar olahan daging kurban terasa empuk, lezat, dan tidak bau, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan.

Berikut delapan kesalahan yang paling sering dilakukan saat mengolah daging kurban Iduladha.

1. Memilih Daging Berwarna Gelap

Warna daging bisa menjadi tanda kualitas dan kesegarannya.

Baca Juga: Jangan Asal Pakai Lip Balm, Ini 7 Tips Tepat Mengatasi Bibir Kering

Daging yang terlalu gelap biasanya berasal dari hewan yang mengalami stres sebelum disembelih atau sudah terlalu lama disimpan.

Kondisi ini membuat tekstur daging lebih keras dan aromanya kurang segar.

Sebaiknya pilih daging berwarna merah cerah dengan permukaan yang masih lembap alami, tetapi tidak berlendir.

2. Tidak Melakukan Proses Marinasi

Banyak orang langsung memasak daging tanpa proses marinasi terlebih dahulu.

Padahal, marinasi membantu membuat tekstur daging lebih empuk sekaligus mengurangi aroma prengus.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.