Jakarta

Freezer Bukan Jaminan Aman, Ini Derertan Kesalahan yang Bisa Merusak Daging Kurban

Anggerhana Denni Rahmawati | 27 Mei 2026, 16:00 WIB
Freezer Bukan Jaminan Aman, Ini Derertan Kesalahan yang Bisa Merusak Daging Kurban
Cara menyimpan daging kurban yang tepat.

AKURAT JAKARTA - Setelah pembagian daging kurban, banyak orang langsung menyimpan stok daging ke kulkas atau freezer agar tahan lebih lama.

Namun, tanpa disadari masih banyak kebiasaan keliru yang justru membuat tekstur daging cepat rusak, berubah warna, bahkan menimbulkan bau tidak sedap.

Padahal, kualitas daging sangat dipengaruhi oleh cara penanganan sejak pertama kali diterima.

Kesalahan kecil seperti mencuci daging sebelum disimpan atau membiarkannya terlalu lama di suhu ruang ternyata dapat mempercepat pertumbuhan bakteri.

Akibatnya, daging menjadi kurang segar dan daya simpannya jauh lebih pendek.

Beberapa pakar pangan juga mengingatkan bahwa proses penyimpanan yang salah dapat merusak struktur alami daging sehingga kualitasnya menurun saat dimasak.

Agar daging kurban tetap aman dan lezat dikonsumsi, kamu perlu memahami cara penyimpanan yang benar.

Berikut sembilan kesalahan yang paling sering dilakukan saat menyimpan daging kurban.

1. Mencuci Daging Sebelum Disimpan

Ini adalah kesalahan paling umum dan paling fatal.

Baca Juga: Keren! Pemkab Tangerang Kembali Raih WTP ke-18 Berturut-turut, Bupati Maesyal: Bukti Tata Kelola Keuangan Semakin Baik

Menurut pakar Fakultas Peternakan UGM, daging kurban yang kondisinya masih bersih tidak perlu dicuci dan langsung bisa disimpan.

Air yang tersisa di permukaan dan pori-pori daging menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang mempercepat pembusukan.

Cuci daging hanya saat hendak langsung dimasak, itupun dengan air bersih mengalir secukupnya.

2. Menyimpan Daging dalam Potongan Besar

Banyak orang menyimpan daging dalam ukuran besar karena dianggap lebih praktis.

Padahal, cara ini membuat proses pembekuan berlangsung lebih lambat sehingga bagian dalam daging tidak membeku sempurna.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.