Jakarta

Anak Mudah Tantrum dan Emosi, Ternyata Kualitas Tidur Bisa Jadi Penyebabnya

Anggerhana Denni Rahmawati | 11 Mei 2026, 08:30 WIB
Anak Mudah Tantrum dan Emosi, Ternyata Kualitas Tidur Bisa Jadi Penyebabnya
Kurang tidur bisa bikin anak tantrum. (Freepik)

AKURAT JAKARTA - Banyak orangtua mengira anak mudah marah atau rewel hanya disebabkan rasa lapar atau kelelahan setelah bermain.

Padahal, kualitas tidur juga memiliki pengaruh besar terhadap kondisi emosi dan perkembangan anak.

Anak yang tidur cukup biasanya memiliki suasana hati lebih stabil dan lebih mudah mengontrol emosinya.

Sebaliknya, kurang tidur dapat membuat anak menjadi lebih sensitif, hiperaktif, hingga sulit tenang.

Sleep trainer expert Celestina Hardiman mengatakan bahwa tidur nyenyak sangat penting untuk mendukung perkembangan motorik dan emosional anak.

“Setiap anak memiliki durasi tidur ideal yang berbeda-beda,” ujarnya, dikutip Antara, Senin (11/5).

Menurutnya, bayi usia 0-3 bulan membutuhkan waktu tidur sekitar 14-17 jam setiap hari.

Baca Juga: Bukan Skincare Mahal, 5 Buah Ini Bisa Bantu Atasi Jerawat Secara Alami

Sementara bayi usia 4-11 bulan memerlukan tidur 12-15 jam.

Adapun balita usia 1-2 tahun membutuhkan waktu tidur sekitar 11-14 jam per hari agar tumbuh kembangnya tetap optimal.

Kurangnya waktu tidur dapat memicu kondisi yang dikenal sebagai “utang tidur”.

Jika hal ini terjadi terus-menerus, anak bisa menjadi lebih impulsif, mudah marah, sulit fokus, hingga rentan mengalami tantrum.

Kondisi tersebut tentu dapat memengaruhi aktivitas harian dan proses belajar anak.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.