Jangan Sepelekan, Kenali 6 Tanda Kulit Kepala Butuh Istirahat dari Pewarnaan Rambut

AKURAT JAKARTA - Mewarnai rambut memang menjadi cara populer untuk tampil lebih segar dan percaya diri.
Namun, di balik hasil warna yang menarik, terdapat risiko yang tidak boleh diabaikan.
Banyak produk pewarna rambut mengandung bahan kimia seperti amonia, PPD, dan hidrogen peroksida yang bisa memengaruhi kondisi kulit kepala jika digunakan terlalu sering.
Dilansir English Jagran, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa kulit kepala kamu membutuhkan waktu untuk “bernapas” dan pulih dari paparan bahan kimia.
Berikut enam tanda yang perlu kamu waspadai:
1. Gatal atau sensasi terbakar
Jika kamu merasakan gatal, perih, atau sensasi terbakar selama atau setelah proses pewarnaan, hal ini bisa menjadi reaksi terhadap bahan kimia keras.
Kondisi ini menandakan kulit kepala sedang mengalami iritasi.
Baca Juga: Rahasia Pemulihan Cepat, Ini 4 Manfaat Berendam Air Es Setelah Lari
2. Kulit kepala kering dan mengelupas
Kulit kepala yang terasa kering hingga mengelupas menunjukkan bahwa kelembapan alaminya telah berkurang.
Produk kimia dalam pewarna rambut dapat menghilangkan minyak alami dan merusak lapisan pelindung kulit kepala.
3. Peningkatan kerontokan rambut
Jika kamu mulai melihat rambut rontok lebih banyak dari biasanya, bisa jadi akar rambut melemah akibat paparan bahan kimia berulang.
Rambut juga bisa menjadi lebih mudah patah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









