Berat Badan Turun Tapi Cepat Naik Lagi? Ternyata Ini 3 Aturan Sederhana yang Sering Diabaikan

AKURAT JAKARTA - Beragam metode penurunan berat badan memang terus bermunculan, mulai dari penggunaan obat resep hingga pola makan seperti puasa intermiten.
Namun, kunci utama keberhasilan bukan hanya pada proses menurunkan berat badan, melainkan bagaimana kamu mampu mempertahankannya dalam jangka panjang.
Tanpa konsistensi, hasil diet yang sudah dicapai berisiko kembali seperti semula.
Menurut Cleveland Clinic yang dilansir Eatthisnotthat, sekitar 80–95 persen pelaku diet mengalami kenaikan berat badan kembali.
Hal ini dipengaruhi oleh perubahan hormonal dan metabolik yang meningkatkan rasa lapar setelah berat badan turun.
Kondisi ini membuat proses diet terasa semakin sulit dan membingungkan bagi banyak orang.
“Penurunan berat badan biasanya menjadi rumit karena mencoba mencapai kesempurnaan daripada konsisten dalam beberapa kebiasaan harian yang sederhana namun bisa diulang. Ini membuat penurunan berat badan terasa seperti tugas yang mustahil bagi kebanyakan orang,” jelas Dr. Kezia Joy, RDN dan penasihat medis di Welzo.
Baca Juga: Rahasia Pemulihan Cepat, Ini 4 Manfaat Berendam Air Es Setelah Lari
Meski terdengar kompleks, sebenarnya kamu bisa menyederhanakan proses penurunan berat badan dengan berfokus pada kebiasaan dasar yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Berikut tiga aturan utama yang bisa membantu:
1. Prioritaskan protein dan serat
Salah satu langkah penting dalam diet adalah memastikan asupan protein dan serat terpenuhi di setiap waktu makan.
Nutrisi ini membantu kamu merasa kenyang lebih lama dan menjaga kestabilan gula darah.
“Protein dan serat membantu merasa kenyang lebih lama, mendukung kestabilan gula darah, dan secara umum mengurangi keinginan ngemil sepanjang hari,” ujar Dr. Joy.
Baca Juga: Cuma Rp120 Ribu Per Mobil! Masuk Ancol Sekeluarga Tanpa Batas Penumpang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 6Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





