Bukannya Turun, Berat Badan Malah Naik Saat Puasa? Simak Penyebab dan Solusinya Agar Lebaran Tetap Singset

AKURAT JAKARTA - Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang mewajibkan umat Muslim untuk menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga terbenamnya matahari.
Selain sebagai bentuk ketaatan ibadah, puasa sering kali dianggap sebagai momentum efektif untuk memperbaiki kesehatan dan menurunkan berat badan.
Namun, tidak sedikit muslimah yang justru mengalami fenomena sebaliknya: berat badan justru melonjak naik selama bulan puasa.
Lantas, apa yang salah? Mengutip dari berbagai sumber kesehatan, berikut adalah dua faktor utama penyebab kenaikan berat badan saat puasa serta cara mengatasinya.
1. Kurang Gerak dan Kebiasaan "Mager"
Banyak orang beranggapan bahwa saat berpuasa, tubuh harus diistirahatkan total dengan cara tidur seharian atau bersantai tanpa aktivitas.
Padahal, kurangnya aktivitas fisik justru membuat metabolisme tubuh melambat dan membuat badan terasa jauh lebih lemas.
Aktivitas fisik saat puasa tidak harus berat.
Para muslimah disarankan tetap aktif melakukan gerakan ringan yang produktif, seperti berjalan santai atau naik-turun tangga, membersihkan rumah atau melakukan yoga ringan.
2. Pola Makan "Balas Dendam" Saat Berbuka
Kesalahan paling umum yang sering dilakukan adalah menjadikan momen berbuka sebagai ajang balas dendam setelah seharian menahan lapar.
Hal ini biasanya ditandai dengan mengonsumsi segala jenis makanan secara berlebihan, terutama makanan tinggi kalori seperti gorengan serta minuman yang terlalu manis.
Pola makan yang tidak terkontrol ini menyebabkan tumpukan kalori yang jauh melebihi kebutuhan tubuh.
Untuk menghindarinya, cobalah menerapkan pola makan yang bijak.
Awali dengan Porsi Kecil, yaitu mulailah berbuka dengan air putih dan makanan ringan atau buah-buahan dalam porsi sedikit.
Perlakukan porsi makan malam sama seperti porsi makan harian di luar waktu puasa.
Serta kurangi konsumsi makanan bersantan atau minuman dengan terlalu banyak gula saat perut baru saja kosong.
Dengan tetap aktif bergerak dan mengontrol nafsu makan saat berbuka, manfaat kesehatan dari puas termasuk berat badan yang ideal bisa dicapai secara maksimal tanpa rasa lemas yang berlebihan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







