Jakarta

Sering WFC di Kafe? Ini 5 Etika Pesan Makan Saat Work from Cafe yang Wajib Kamu Tahu!

Anggerhana Denni Rahmawati | 2 April 2026, 14:26 WIB
Sering WFC di Kafe? Ini 5 Etika Pesan Makan Saat Work from Cafe yang Wajib Kamu Tahu!
WFC tidak bisa sembarangan karena ada etika tak tertulis yang harus dipahami.

AKURAT JAKARTA - Tren Work from Cafe (WFC) semakin diminati, terutama di kalangan anak muda yang mencari suasana kerja lebih santai.

Fasilitas seperti WiFi, tempat duduk nyaman, hingga pilihan menu yang beragam menjadi daya tarik utama.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, ada aturan tidak tertulis yang perlu kamu pahami agar tidak merugikan pihak lain.

Baca Juga: Hadiri Halal Bihalal PGRI Pagedangan, Bupati Tangerang Komitmen Perluas Program Beasiswa Anak Tak Mampu Hingga ke Luar Negeri

Berikut beberapa etika yang bisa kamu terapkan saat WFC di kafe.

1. Sesuaikan Pesanan dengan Durasi Kerja

Jika kamu berencana bekerja cukup lama di kafe, pastikan pesananmu sebanding dengan waktu yang dihabiskan.

Baca Juga: Sampah Menggunung di TPS Rawadas Ganggu Akses Warga, Pemprov DKI Targetkan Penanganan Tuntas 2 Hari

Memesan satu minuman untuk berjam-jam bisa dianggap kurang etis.

Sebagai solusi, kamu bisa menambah pesanan secara berkala, seperti camilan atau minuman tambahan, agar tetap mendukung usaha kafe.

2. Hindari Membawa Makanan dari Luar

Baca Juga: Dinas Dukcapil DKI Prediksi Pendatang Baru Pasca Lebaran 2026 Alami Penurunan, Ini Alasannya!

Membawa makanan sendiri saat WFC sebaiknya dihindari, kecuali kafe memperbolehkannya.

Setiap kafe memiliki aturan masing-masing, dan membeli makanan di tempat merupakan bentuk apresiasi terhadap layanan yang diberikan.

3. Jangan Duduk Sebelum Memesan

Baca Juga: Tua-tua Keladi: 8 Pesebakbola Berusia di Atas 40 Tahun Ini Masih Main di Piala Dunia, Terbaru Edin Dzeko dari Bosnia

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.