Mengenal Ritual dan Etika Minum Soju dalam Budaya Korea, Adegan yang Selalu Muncul di Setiap Drakor

AKURAT JAKARTA - Minum soju adalah bagian penting dari budaya Korea Selatan, yang mencerminkan banyak aspek kehidupan sosial dan adat istiadat negara tersebut.
Soju, sejenis minuman keras yang terbuat dari beras, gandum, atau kentang, sering kali dikonsumsi dalam berbagai acara, mulai dari pertemuan bisnis hingga perayaan pribadi.
Ada beberapa aspek penting dari budaya minum soju di Korea terutama menyangkut ritual dan etika minum.
Minum soju di Korea memiliki banyak ritual dan etika yang harus diikuti, terutama dalam situasi sosial.
Berikut adalah ritual dan etika minum soju dalam budaya Korea:
1. Penghormatan kepada Orang yang Lebih Tua
Biasanya, orang yang lebih muda akan menuangkan soju untuk orang yang lebih tua sebagai tanda hormat.
Ketika menerima minuman dari orang yang lebih tua, orang yang lebih muda harus memegang gelas dengan dua tangan.
2. Menghormati Tuan Rumah atau Atasan
Baca Juga: Cara Merawat Wajah Berminyak dan Berjerawat Bagi Pria
Dalam konteks bisnis atau acara formal, minum soju pertama kali dimulai oleh tuan rumah atau atasan.
Mereka yang lebih rendah dalam hierarki biasanya menunggu sinyal atau ajakan dari orang yang lebih tinggi.
3. Menuang dengan Dua Tangan
Baca Juga: Sinopsis 5 Serial yang Lagi Gratis Ditonton di Disney+ Hotstar, Cuma Sampai Akhir Bulan Ini!
Menuangkan soju dengan dua tangan juga dianggap sopan, terutama ketika menuangkan untuk seseorang yang lebih tua atau memiliki status lebih tinggi.
4. Memalingkan Wajah
Ketika minum di depan orang yang lebih tua atau atasan, orang yang lebih muda sering kali memalingkan wajah sebagai tanda penghormatan.
Budaya minum soju di Korea adalah bagian integral dari kehidupan sosial dan adat istiadat negara tersebut.
Dengan berbagai ritual, etika, dan makna sosial yang mendalam, minum soju lebih dari sekadar menikmati minuman keras, tetapi juga cara untuk menjalin hubungan, menghormati tradisi, dan merayakan kebersamaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





