Sejarah Ketupat Lebaran yang Jarang Diketahui, Ternyata Punya Makna Mendalam!

AKURAT JAKARTA - Ketupat menjadi salah satu hidangan khas yang hampir selalu hadir dalam perayaan Lebaran di Indonesia.
Di balik bentuknya yang sederhana, makanan ini ternyata memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan tradisi keagamaan dan budaya lokal masyarakat Nusantara.
Dikutip dari NU Online, tradisi Lebaran Ketupat merupakan warisan asli Indonesia yang berkembang seiring perjalanan dakwah Islam di tanah Jawa.
Baca Juga: 7 Makanan Khas Lebaran yang Selalu Dirindukan, Ada Favoritmu?
Tradisi ini berakar dari sebuah hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa seseorang yang berpuasa di bulan Ramadan dan melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal akan memperoleh pahala seperti berpuasa selama satu tahun penuh.
Dalam konteks tersebut, seseorang yang menjalankan ibadah secara lengkap dianggap mencapai tingkat kesempurnaan atau disebut “kaffah”.
Istilah ini kemudian mengalami penyesuaian dalam budaya lokal menjadi “kupat” atau ketupat.
Baca Juga: Tragis! Pesawat Hercules Jatuh Saat Lepas Landas di Hari Ketiga Lebaran, 80 Orang Penumpangnya Tewas
Dari sinilah muncul makna simbolis Lebaran Ketupat sebagai bentuk perayaan atas kesempurnaan ibadah setelah Ramadan.
Secara historis, ketupat juga telah dikenal sejak masa Kerajaan Demak pada abad ke-15.
Sejarawan H. J. de Graaf dalam Malay Annals mencatat bahwa ketupat menjadi simbol penting dalam perayaan hari besar Islam pada masa pemerintahan Raden Patah.
Baca Juga: Provil Veda Ega Pratama: Cetak Sejarah! Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium di Moto3 2026
Hal ini menunjukkan bahwa ketupat sudah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Muslim di Indonesia.
Penggunaan janur atau daun kelapa muda sebagai pembungkus ketupat juga mencerminkan kehidupan masyarakat pesisir yang akrab dengan tanaman kelapa.
Selain sebagai bahan makanan, ketupat juga memiliki nilai simbolik yang kuat dalam kehidupan sosial dan budaya.
Baca Juga: 6 Cara Praktis Menyimpan Jipang agar Awet dan Tidak Menghitam
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







