Jakarta

Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Risiko Langsung Tidur Usai Sahur

Anggerhana Denni Rahmawati | 4 Maret 2026, 12:30 WIB
Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Risiko Langsung Tidur Usai Sahur
Ilustrasi langsung tidur setelah sahur.

AKURAT JAKARTA - Selesai sahur, sebagian orang memilih kembali tidur demi mengejar waktu istirahat.

Namun, posisi berbaring saat perut masih penuh justru membuat sistem pencernaan bekerja tidak optimal.

Tubuh membutuhkan waktu untuk memproses makanan sebelum akhirnya benar-benar beristirahat.

Baca Juga: 3 Alasan Harus Beli Mitsubishi Pajero Sport 2026, SUV Ladder Frame Irit Bahan Bakar Teranyar yang Banyak Untungnya!

Berikut enam risiko yang perlu kamu waspadai.

1. Refluks Asam dan Heartburn

Berbaring setelah makan memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Baca Juga: Keterkaitan Perang Iran vs Israel dan Teka-Teki 70 Ribu Yahudi Isfahan Pengikut Dajjal: Menyingkap Plot Twist Akhir Zaman

Kondisi ini dapat memicu sensasi terbakar di dada atau heartburn.

Risiko ini semakin besar jika kamu memiliki riwayat penyakit refluks asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Saat asam lambung sering naik, lapisan esofagus bisa mengalami iritasi dan peradangan.

Baca Juga: 5 Keuntungan Membeli Pajero Sport 2026 yang Dilengkapi Instrumen Full Digital, Pantas Mampu Kalahkan Dominasi Fortuner

2. Tubuh Terasa Lemas

Makan besar lalu langsung tidur lama justru menurunkan kualitas istirahat.

Lambung tetap bekerja keras mencerna makanan saat kamu terlelap.

Baca Juga: Tarling di Panongan, Bupati Maesyal Rasyid Ajak Warga Kabupaten Tangerng Perkuat Kepedulian Sosial

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.