Jakarta

Latih Anak Melek Finansial Lewat 5 Langkah Mudah Ini, Kamu Sudah Coba?

Zainal Abidin | 8 Juli 2025, 11:00 WIB
Latih Anak Melek Finansial Lewat 5 Langkah Mudah Ini, Kamu Sudah Coba?

AKURAT JAKARTA - Sebagai orang tua, kamu pasti ingin anakmu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab, termasuk dalam urusan finansial atau keuangan.

Salah satu cara terbaik untuk mencapainya adalah dengan mulai mengajarkan mereka cara mengelola uang sakunya sejak usia sekolah.

Berikut adalah lima langkah mudah yang bisa kamu terapkan di rumah.

Baca Juga: Pacu Jalur Diklaim Milik Malaysia Usai Viral Karena Pesona Tarian Aura Farming, Kepala Dinas Pariwisata Riau: Bukan Milik Malaysia

Pertama, kamu perlu menentukan berapa besar uang saku yang akan diberikan dan kapan waktunya.

Misalnya, memberikan uang mingguan akan melatih anak mengatur anggaran selama beberapa hari ke depan.

Tentu saja, jumlah uangnya harus disesuaikan dengan kebutuhan anak di sekolah dan kemampuan keuangan keluarga.

Baca Juga: Hari Ini Konser di Jakarta Fair Kemayoran Siapa? Ada Toni Q Rastafara hingga Monkey Boots, Simak Jadwal Lengkap PRJ 2025 di Sini

Langkah kedua, ajarkan anak membuat anggaran sederhana.

Bantu mereka membuat daftar kebutuhan seperti jajan, alat tulis, atau tabungan.

Kegiatan ini bisa dilakukan sambil bermain atau berdiskusi santai, sehingga anak tidak merasa tertekan dan justru menikmati prosesnya.

Baca Juga: Ayo ke Jogja International Kite Festival 2025: Langit Pantai Parangkusumo Siap Menyambut Warna dan Ceria

Ketiga, penting juga untuk mulai berdiskusi tentang perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

Misalnya, membelikan buku pelajaran adalah kebutuhan, sementara membeli mainan baru hanya keinginan.

Dengan begitu, anak jadi lebih bisa memilah mana yang benar-benar penting.

Baca Juga: Timothy Ronald Ungkap Bedanya Orang Kaya Baru dan Orang Kamya Lama: Mindset Mereka Ternyata Sangat Berbeda!

Keempat, ajak anak untuk berpikir kritis sebelum membeli sesuatu.

Di era digital ini, anak-anak mudah tergoda iklan.

Jadi, membiasakan mereka bertanya pada diri sendiri sebelum membeli; apakah barang itu benar-benar dibutuhkan, akan sangat membantu.

Baca Juga: Jangan Tunggu Cuti! Ini Cara Healing Tanpa Libur Panjang

Terakhir, kamu perlu menjadi contoh nyata.

Anak cenderung meniru, jadi tunjukkan bagaimana kamu mencatat pengeluaran, menabung, dan berbelanja secara bijak.

Tindakan kecilmu bisa meninggalkan kesan besar bagi pola pikir finansial mereka. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.