Biasa Tampil Bertopeng, Video Klarifikasi Sukatani Jadi Pertanyaan Netizen: Dipaksa Face Reveal?

AKURAT JAKARTA - Usai lagunya dibredel karena dituding menyinggung pihak Kepolisian Republik Indonesia.
Video permintaan maaf band punk Sukatani kini mendadak jadi pertanyaan bagi publik.
Pasalnya, band yang dikenal karena tampil nyentrik menggunakan Balaclava ini justru memperlihatkan wajah mereka secara jelas untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Band Punk Sukatani Minta Maaf ke Polisi Karena Lagu Bayar Bayar Bayar, Apa yang Salah?
Nampak sang gitaris dan vokalis band Sukatani berdiri sembari membuat video permintaan maaf lengkap dengan menyebut nama mereka.
Diakhir video mereka juga sempat menegaskan bahwa klarifikasi tersebut dibuat tanpa ada paksaan meski lagu mereka berjudul Bayar Bayar Bayar resmi dihapus dari platform musik streaming.
"Intimidasi nye kuat bener ampe face reveal gitu," tulis @farrow*
Baca Juga: Dituding Anti Kritik, Pihak Kepolisian Buka Suara Soal Video Permintaan Maaf Band Sukatani
"Walaupun di akhir video mereka bilang tanpa ada paksaan, tapi kalimat, "apabila ada resiko di kemudian hari bukan lagi tanggung jawab kami band Sukatani"
jelas banget ada tekanan," balas @hilmankan**
"Diancemnya udah ga main2 ini. Mereka pasti mainin psikologis, mungkin diancem ayah ibu mereka, anak, saudara juga yang pernah urusan sama polisi," komen @deva**
"+nama lengkap gila cok gak kebayang gimana intimidasinya," balas @orsonlove**.
Baca Juga: Sukatani Banyak Dapat Dukungan Dari Para Musisi Usai Lagunya Dibredel
Sementara itu terkait pembredelan lagu "Bayar Bayar Bayar" Polri akhirnya buka suara.
Mereka menegaskan bahwa pihak kepolisian sebagai lembaga penegak hukum tidak bersikap anti kritik.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyebut bahwa hal tersebut telah menjadi komitmen dan konsistensi dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit.
"Komitmen dan konsistensi, Polri terus berupaya menjadi organisasi yang modern, yaitu Polri tidak antikritik," katanya dikutip dari ANTARA pada Jumat (21/2).
"Bapak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kerap menegaskan hal tersebut kepada seluruh jajaran," lanjutnya lagi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya




