Jakarta

Band Punk Sukatani Minta Maaf ke Polisi Karena Lagu Bayar Bayar Bayar, Apa yang Salah?

Titania Isnaenin | 20 Februari 2025, 18:45 WIB
Band Punk Sukatani Minta Maaf ke Polisi Karena Lagu Bayar Bayar Bayar, Apa yang Salah?

 

AKURAT JAKARTA - Ramai jadi perbincangan publik, band punk Sukatani resmi menarik lagu ciptaan mereka yang berjudul Bayar Bayar Bayar.

Band duo asal Purbalingga, Jawa Tengah tersebut diketahui melakukan permintaan maaf kepada institusi Polri terkait viralnya lagu berunsur bayar polisi.

Menurut keterangannya, Sukatani memilih menarik lagu dari platform streaming karena mengandung sindiran tentang oknum polisi yang selalu minta bayaran.

Baca Juga: Pria di Baubau Nekat Gelantungan di Kabel Listrik Bak Spiderman Diduga Ketahuan Selingkuh

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul lagu Bayar Bayar Bayar yang liriknya 'bayar polisi' yang telah kami nyanyikan sehingga viral di beberapa platform media sosial," ujar Alectroguy selaku gitaris melalui Instagram resmi Sukatani pada Kamis (20/2).

Tak hanya itu, Syifa alias Alectroguy juga melakukan klarifikasi soal alasan dibalik diciptakannya lagu Bayar Bayar Bayar.

Yang mana menurut mereka lagu tersebut disebut telah menyinggung marwah Institusi Polri.

"Sebenarnya lagu itu saya ciptakan untuk oknum kepolisian yang melakukan pelanggaran peraturan," katanya lagi.

Baca Juga: Prabowo Subianto Resmi Reshuffle Mendiktisaintek Satryo Soemantri Dari Kabinet Merah Putih

Dalam akhir klarifikasinya itu, Syifa juga mengimbau kepada para fans untuk tak lagi menggunakan lagu tersebut usai penarikan lagu dari pihak mereka.

"Dengan ini saya menghimbau kepada semua pengguna media sosial yang telah memiliki lagu kami berjudul bayar bayar bayar lirik lagu banyak polisi agar menghapus dan menarik semua video. Karena apabila ada resiko dikemudian hari sudah bukan tanggung jawab dari band Sukatani," ungkap Syifa.

Menariknya, usai melakukan klarifikasi tersebut banyak warganet yang justru merasa bahwa tindakan institusi kepolisian disebut anti kritik.

Baca Juga: Peluncuran Danantara Memicu Reaksi Pro Kontra di Masyarakat, Apa Alasannya?

Bahkan banyak publik yang memutuskan untuk mencari tau tentang band punk Sukatani.

"Gara2 klarifikasi malah jadi pengen ngerti lagunya kayak gimana, padahal sebelumnya gak tau, wkwkwk," komen akun X @genki_**

"Padahal lirik lagunya fakta banget. Ko pada marah sih? Kudunya ya introspeksi diri. Jangan lakuin hal yang kaya gituan lagi," tutur @AbaGhom**

"Masih Mending Polisi India , dikritik difilm santai aja," komen @zaman104**

"Lha kok mereka klarifikasi, itu kan seni dan seni itu bebas lagipula liriknya kan gak menghina cuma menyampaikan fakta," timpal @stow253**

"Tadinya gw malah gatau ada lagu itu, sekarang jadi tau, mungkin banyak orang diluar sana yang gatau jadi pada tau," tulis lainnya serupa. (*)

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.