Jakarta

Demi Buktikan Dirinya Masih Hidup dan Tak Ingin Hartanya Diambil Pemerintah, Seorang Pria Nekat Teror Sebuah Sekolah Untuk Menarik Perhatian

Saeful Anwar | 26 Juli 2024, 09:51 WIB
Demi Buktikan Dirinya Masih Hidup dan Tak Ingin Hartanya Diambil Pemerintah, Seorang Pria Nekat Teror Sebuah Sekolah Untuk Menarik Perhatian

AKURAT JAKARTA-Seoorang Pria berusia 40 tahun nekat melakukan aksi kejahatan demi membuktikan kepada pemerintah bahwa dirinya masih hidup.

Pria tersebut bernama Baburam Bhil yang merupakan warga desa Mithora di Rajasthan, India.

Menurut keterangan, Baburam Bhil telah lama berusaha meyakinkan pihak berwenang bahwa ia masih hidup usai pemerintah mengeluarkan surat kematian atas namanya.

Baca Juga: Jadwal Shalat Jumat di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat, Khotib Prof Mohammad Nuh, Tema Wakaf Bangun Kesejahteraan Umat

Ia mencoba memperbaiki kesalahan itu dengan memohon kepada para tetua desa dan otoritas negara bagian, tetapi tidak berhasil.

Sehingga Baburam Bhil memutuskan untuk mengambil pilihan yang lebih ekstrem yakni dengan melakukan tindak kejahatan.

Baburam Bhil ingin membuktikan dirinya masih hidup lantaran khawatir jika semua hartanya akan disita oleh pemerintah setelah "kematiannya".

Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Jumat 26 Juli 2024, Cek Informasi Lengkapnya di Sini

Pria ini berfikir bahwa dengan melakukan kejahatan berat akan menarik perhatian dan mengungkapkan kebenaran bahwa dirinya masih hidup.

Pada tanggal 19 Juli lalu, ia nekat mengambil pisau dan botol bensin dan mulai meneror sebuah sekolah setempat.

Setelah memasuki Sekolah Chuli Bera Dharana, pria nekat itu kemudian melukai dua guru, yaitu Kepala Sekolah sementara Hardayal dan guru Suresh Kumar, serta seorang orang tua.

Menurut laporan polisi, Baburam Bhil juga menyandera beberapa siswa dan guru hingga aparat penegak hukum tiba dan menangkapnya.

Baca Juga: Kena Somasi, Liga Akbar Beberkan Perlakuan Iptu Rudiana Saat Diminta Beri Kesaksian Palsu Untuk Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

 

Selama interogasi, pria Rajasthan itu menjelaskan bahwa ia telah dinyatakan meninggal secara keliru, dan setelah berulang kali mencoba agar surat kematiannya dibatalkan, ia menjadi putus asa untuk membuktikan bahwa ia masih hidup.

Ia mengira bahwa melakukan kejahatan yang cukup serius hingga membuat dirinya ditangkap akan membuat polisi tidak punya pilihan lain selain menangkapnya dan menuliskan namanya di catatan polisi, sebagai bukti bahwa ia sebenarnya tidak meninggal.

Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Liga Akbar Siap Jadi Saksi Penguatan di Sidang PK Saka Tatal

Baburam Bhil telah ditahan atas kejahatannya, tetapi rencananya mungkin berhasil, karena polisi telah mengumumkan penyelidikan atas klaimnya.

Menariknya, kasus pria berusia 40 tahun itu bukan hal yang jarang terjadi di India. Vio News melaporkan bahwa pada bulan November tahun lalu, seorang pria berusia 70 tahun terlihat berjalan di Agra sambil membawa plakat bertuliskan 'Saya masih hidup' setelah surat kematiannya dikeluarkan secara keliru. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.