Jawaban Agnez Mo Usai Kena Denda Hak Cipta dan Royalti Rp1,5 M: This Song is My Song!

AKURAT JAKARTA - Agnez Monica lagi-lagi jadi sorotan publik usai beri klarifikasi di sebuah podcast milik Deddy Corbuzier pada Selasa (18/2) terkait kasus yang menimpanya.
Agnez Mo dituntut uang denda atas dugaan melakukan pelanggaran hak cipta dan royalti oleh pencipta lagu "Bilang Saja" Ari Bias.
Dalam tayangan podcast milik Deddy, Agnez Mo membeberkan royalti yang dipermasalahkan penciptanya.
Baca Juga: Awal Mula Agnez Mo Dituding Langgar Hak Cipta Hingga Kena Denda Rp1,5 M
Menurutnya lagu itu adalah miliknya, yang secara teknis pada saat itu diberikan oleh label musik untuk kemudian dia nyanyikan.
"This song is my song kan.. pada saat gue lagi keluarin album pertama gue yang dewasa, technically he gave that song to my label, and that label gave the song to me," ucap Agnez Mo.
Meski menuturkan demikian, Agnez Mo merasa tak pernah mengklaim jika lagu tersebut adalah ciptaannya.
"Dan gue tidak pernah bilang oh itu ciptaan gua, no," lanjutnya.
Dirinya justru mempertanyakan terkait permasalahan royalti pada lagu "Bilang Saja" yang rilis pada tahun 2003 silam.
"And i've been singing that song dari gua umur 16 17 tahun, nah terus kemudian dipermasalahkan 20 tahun kemudian ini pada akhirnya aku jadi mikir," tanyanya.
Atas permasalahan tersebut, Agnez menyayangkan bahwa dirinya ditetapkan menjadi tergugat utama.
Apalagi pada saat itu, dirinya diketahui menjadi penyanyi yang diundang untuk tampil dalam sebuah acara dan bukan sebuah acara tunggal.
Baca Juga: Terkuak! Polisi Tetapkan Kematian Kim Sae Ron Karena Bunuh Diri, Diduga Ini yang Jadi Pemicunya
"(Aku) Perform diundang di acara orang, secara logika fee penyanyi adalah upah jasa untuk gue perform, lah sementara 2 persen dari penjualan tiket, sekarang logikanya yang tau penjualan tiket kotor tu siapa? itu yang punya profit bukan penyanyi bukan pelaku pertunjukkan," jelas Agnez Mo.
"Lah sekarang kalo tarif royaltinya adalah 2 persen dari penjualan dari tiket kotor ya berarti kan yang membayar harusnya penyelenggara," tegas Agnez.
Agnez Mo: Gue Ditumbalin
Merasa permasalahan ini telah menyeret namanya kemana-mana, Agnez dalam tayangan podcast mengaku seperti ada agenda lain yang direncanakan dibalik semua ini.
Sebab kata dia, seharusnya Ari Bias menuntut royalti kepada pihak penyelenggara bukan padanya.
Bahkan penggugat seharusnya melayangkan gugatan kepada pihak penyelenggara bukan pada dirinya sebagai penyanyi yang diundang.
"Dan bahkan penyelenggaranya itu disitu dianggapnya sebagai turut tergugat bukan yang tergugat, itu aja udah salah udah eror yang persona," tutur Agnez.
"Cuman ya mbok ya jangan gue ditumbalin gitu lo," katanya lagi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 6Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



