Jakarta

Tanpa Tambahan Gua, Ternyata 4 Minuman Ini Bisa Turunkan Gula Darah Padahal Sering Dihindari

Saeful Anwar | 30 November 2024, 06:38 WIB
Tanpa Tambahan Gua, Ternyata 4 Minuman Ini Bisa Turunkan Gula Darah Padahal Sering Dihindari

AKURAT JAKARTA - Ada empat jenis minuman yang ternyata memiliki banyak manfaar jika tidak ditambahkan gula.

Minuman ini biasanya dihindari bagi mereka yang sedang berdiet karena diyakini dapat meningkatkan gula darah.

Padahal jika tidak ada gula tambahan, minuman ini justru bermanfaat besar.

Baca Juga: 7 Aktifitas Pagi Hari yang Efektif Bakar Lemak, Pejuang Diet Wajib Tahu

Dikutip dari eatingwell, berikut 4 minuman yang bisa turunkan dula darah dan cocok untuk berdiet:

1. Air Berkarbonasi

Salah satu hal terbaik tentang air soda atau seltzer adalah ada banyak pilihan.

"Jika Anda mencoba membuat pilihan minuman yang lebih baik, tetapi menyukai sesuatu yang beraroma, rekomendasi pertama saya adalah mencoba seltzer atau air soda," kata Barbara Ruhs, MS, RD , pemilik MarketRD.com.

Anda dapat menemukan semuanya mulai dari air tanpa rasa hingga air beraroma buah, jeruk, dan rempah. Sebagian besar pilihan hanya berupa air berkarbonasi dan rasa alami, dan tidak mengandung gula, kalori, atau karbohidrat tambahan, sehingga ideal untuk mendukung keseimbangan gula darah.

Baca Juga: Pejuang Diet Wajib Tahu, Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Intermitten Fasting

2. Teh

Teh merupakan salah satu minuman paling populer yang diminum di seluruh dunia.

Ada teh yang sesuai dengan suasana hati atau tingkat energi apa pun, baik Anda menyukai teh hijau, hitam, atau putih atau berbagai jenis herbal seperti pepermin, jahe , kamomil, dan kembang sepatu.

Dan bagian terbaiknya? Teh bebas kalori, asalkan Anda tidak mengonsumsi gula, susu, atau krimer.

"Teh dapat meningkatkan aktivitas insulin, hormon yang membantu menurunkan gula darah," kata ahli gizi olahraga Marie Spano, MS, RD .

Penelitian telah menemukan bahwa teh hitam, hijau, dan oolong dapat meningkatkan aktivitas insulin, berkat antioksidan dan senyawa bioaktifnya.

Baca Juga: 8 Aktivitas Malam Hari yang Bantu Lancarkan Program Diet

3. Kopi

Baik Anda lebih suka kopi panas atau kopi dingin , kopi bisa menjadi minuman tanpa tambahan gula yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Penelitian bahkan menemukan hubungan antara konsumsi kopi secara teratur dan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

Kopi mengandung senyawa tanaman yang menyehatkan seperti asam klorogenat yang dapat membantu mengelola gula darah.

Baca Juga: 6 Jenis Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Menjalani Intermitten Fasting, Pejuang Diet Merapat!

4. Susu

Minum segelas susu (atau susu bebas laktosa) dapat mendukung kadar gula darah yang lebih baik berkat kombinasi karbohidrat, protein, dan lemak.

Spano menunjukkan bahwa susu murni sangat bermanfaat untuk stabilitas gula darah karena lemak dan proteinnya membantu memperlambat penyerapan gula.

Namun, Anda tetap dapat menikmati manfaat yang sama dengan memilih susu rendah lemak atau susu kedelai tanpa rasa, jika Anda lebih suka pilihan nabati. Pilihan ini lebih rendah kalori dan lemak jenuh.

Baca Juga: Seberapa Efektif Intermitten Fasting dalam Program Diet? Simak Penjelasan Berikut

Saat memilih minuman yang menjaga kadar gula darah Anda dalam kisaran sehat, berikut adalah beberapa kriteria yang perlu diingat:

- Rendah Karbohidrat: Meskipun suatu minuman mengklaim tidak mengandung gula tambahan, minuman tersebut mungkin masih mengandung karbohidrat, yang dapat memengaruhi kadar gula darah.

- Mengandung Serat: Minuman seperti smoothie mungkin mengandung beberapa gram serat yang memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat, yang membantu menjaga kadar gula darah.

- Protein: Protein juga dapat membantu menstabilkan gula darah dengan memperlambat penyerapan karbohidrat atau gula alami dalam minuman. Protein dapat ditemukan dalam susu sapi, susu kedelai tanpa pemanis, susu nabati yang diperkaya protein, serta protein shake atau smoothie. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.