Jakarta

Heboh Dali Wassink Dikremasi Padahal Mualaf, Bagaimana Islam Memandang Hukum Tersebut?

Titania Isnaenin | 20 Juli 2024, 11:03 WIB
Heboh Dali Wassink Dikremasi Padahal Mualaf, Bagaimana Islam Memandang Hukum Tersebut?

AKURAT JAKARTA - Detik-detik Dali Wassink disemayamkan beredar di media sosial.

Pria yang akrab disapa Papa Dali ini dimakamkan dengan cara kremasi atas kemauan keluarga Dali dan atas persetujuan Jennifer Coppen. 

Keputusan kremasi itu menimbulkan pertanyaan dari netizen +62. 

Baca Juga: Haru, Dali Wassink Dikremasi, Netizen Heboh Soal Agama

Hal ini lantaran, Jennifer Coppen pernah klarifikasi ke publik bahwa Dali Wassink telah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Dimana momen suci tersebut berlangsung satu bulan sebelum mereka mengikat janji pernikahan pada Oktober 2023.

Namun ini menjadi heboh setelah ayah dari Kamari disemayamkan dengan tidak sesuai dengan agama yang ia anut saat ini. 

Baca Juga: Mewek, Jennifer Coppen Tulis Surat Cinta Untuk Dali Wassink Sehari Sebelum Ulang Tahun

Lantas, bagaimana hukum jasad yang di kremasi padahal dia Islam?

Menurut Buya Yahya, alam barzakh merupakan ilmu Allah atau Fiilmilah.

Dimana sebagai seorang manusia kita harus percaya dan juga sepantasnya tidak mencampuri urusan Allah.

Baca Juga: Gak Nyangka, Sehari Sebelum Meninggal Jennifer Coppen dan Dali Wassink Ternyata Sama-sama punya Firasat

"Alam dunia dibanding dengan alam Barzakh seperti alam rahim dengan alam dunia, alam barzakh lebih luas dari itu" kata Buya.

"Alam barzakh itu fiilmilah Ilmu Allah, ini urusan Allah bukan urusan Anda" lanjutnya lagi.

Kemudian Buya juga menjelaskan soal nikmat dan siksa kubur yang akan diterima jasad yang dikremasi.

Baca Juga: Rebecca Klopper Akhirnya Buka Suara Soal Sebut Pansos di Akun Orang: Aku Minta Maaf Aku Asbun

"Bagaimana orang mati dibakar, ini alam barzakh. Allah akan membawanya ke alam barzakh Allah akan kembalikan semuanya itu. Kemudian akan diberi nikmat, kemudian akan diberi siksa jika ahli maksiat. Ruh dan jasadnya akan merasakan siksa," lanjut Buya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.