Jakarta

Bagaimana Sejarah Hari Buruh yang Selalu Diperingati Setiap Tanggal 1 Mei?

aditia | 29 April 2024, 18:05 WIB
Bagaimana Sejarah Hari Buruh yang Selalu Diperingati Setiap Tanggal 1 Mei?

AKURAT JAKARTA - Bagaimana sih sejarahnya Hari Buruh atau May Day yang selalu diperingati setiap tanggal 1 Mei?

Hari Buruh sendiri memiliki sejarah panjang yang selalu dirayakan oleh kaum pekerja di seluruh dunia.

Termasuk di Indonesia, Hari Buruh selalu dirayakan oleh kaum buruh.

Lantas, bagaimana sejarah Hari Buruh pada tanggal 1 Mei?

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Kontroversi Ali Sadikin Melegalkan Perjudian untuk Bangun Kota

Hari Buruh

Penetapan Hari Buruh atau May Day dimulai dari solidaritas para pekerja dalam rangka memperingati Kerusuhan Haymarket (Haymarket Riot) di Chicago, Amerika Serikat pada tahn 1886.

Kejadian itu bermula dari aksi unjuk rasa buruh perusahaan McCormick Harvesting Machine Company pada 3 Mei 1886.

Unjuk rasa itu dilakukan untuk memperjuangkan hak buruh dan pemberlakuan delapan jam kerja sehari.

Saat itu, perusahaan memaksa buruh bekerja selama 14 hingga 18 jam dalam sehari.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Praktik Lendir Prostitusi Pernah Berkembang di Era Kolonial Belanda

Aksi unjuk rasa tersebut menimbulkan kerusuhan yang mengakibatkan seorang buruh tewas.

Sementara itu, beberapa buruh lainnya mengalami luka-luka. Korban berjatuhan tersebut terjadi ketika polisi mencoba membubarkan aksi unjuk rasa.

Sehari kemudian, pada 4 Mei 1886, para pemimpin serikat buruh mengadakan unjuk rasa di Haymarket Square untuk memprotes kebrutalan polisi.

Aksi unjuk rasa tersebut dihadiri pula oleh Wali Kota Chicago, Carter Harrison yang menyebutnya sebagai aksi damai.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Benarkah Kuliner Asinan Betawi Berasal dari Akulturasi Arab dan Tionghoa?

Ketika Wali Kota dan para pengunjuk rasa mulai membubarkan diri, sebuah bom dilempar dan memicu kerusuhan.

Akibat bom yang memicu kerusuhan tersebut, menewaskan tujuh petugas polisi serta empat hingga delapan warga sipil.

Hingga kini, sosok yang melempar bom pemicu Kerusuhan Haymarket tidak diketahui identitasnya.

Baca Juga: Simbol Kedekatan Indonesia dan Komunis, Begini Sejarah Pembangunan Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta

Kemudian pada bulan Agustus 1886, delapan pria yang dituduh pelaku aksi anarkis dan pemicu Haymarket Riot diadili di persidangan dengan hukuman berat.

Lalu pada 1890, ratusan ribu orang melakukan aksi unjuk rasa pada Hari Buruh di London.

Sejak saat itu, setiap tanggal 1 Mei dikenal sebagai Hari Buruh oleh para pekerja di seluruh dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.