Jakarta

Raffi Ahmad Bercerita Pernah Dipenjara Gara-gara Narkoba, Begini Respons Rafathar

Muchammad Awan Wicaksono | 24 Januari 2024, 17:30 WIB
Raffi Ahmad Bercerita Pernah Dipenjara Gara-gara Narkoba, Begini Respons Rafathar

AKURAT JAKARTA - Presenter kondang Raffi Ahmad diketahui pernah berurusan dengan aparat kepolisian.

Pada tahun 2013, Raffi Ahmad diketahui pernah terjerumus kasus narkoba yang membuatnya down.

Bahkan karena kasus narkoba tersebut menjadi salah satu masa kelam Raffi Ahmad dalam hidupnya.

Akan tetapi, setelah kasus tersebut, Raffi Ahmad mencoba bangkit dan menjauh dari barang haram tersebut.

Baca Juga: Rafathar Ngamuk Hingga Bikin Pintu Rusak, Raffi Ahmad: Jangan Marah Sayang

Kini, dia ingin melindungi anaknya, Rafathar dengan tidak menutupi apa yang pernah dialaminya dulu.

Dikutip dari YouTube Taulany TV, Raffi Ahmad sudah menceritakan terkait kasus narkoba yang menimpanya kepada Rafathar.

"Gue ngomong sama anak gue, Rafathar tahu, gue kasih lihat di Google," kata Raffi Ahmad.

Karena pengalaman buruknya tersebut, ia meminta anaknya untuk berhati-hati ketika berteman.

Baca Juga: Bukan Main! Raffi Ahmad Buat Pabrik Snack untuk Rafathar dan Rayyanza, The Real Sultan

"Jadi Rafathar, kalau ada teman yang ngasih ini, ngasih ini, Rafathar jangan sampai kayak papa,'" ujar Raffi.

Raffi Ahmad menceritakan ketika ia menjelaskan masa lalunya kepada anaknya, Rafathar menurut.

"Jadi dia udah takut, 'iya pa'," tandasnya.

Raffi menyebut ia telah mengalami kesalahan dalam pergaulan.

Baca Juga: Viral Aksi Selfie Imut si Cipung Pakai Handphone Jadul Mainannya, Netizen: Enggak Perlu Tes DNA, Fix Anak Raffi Ahmad

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada anaknya untuk tak salah dalam memilih teman dan lingkungan.

Bahkan Raffi Ahmad memberikan berita penangkapan yang menyangkut dirinya kepada putranya.

Hal itu bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada putranya, Rafathar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.