Bau RDF Rorotan Kembali Jadi Sorotan, Legislator Golkar Sardy Wahab Minta DLH DKI Gunakan Reagen yang Tepat

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, menyoroti akurasi pemeriksaan bau di fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara.
Sardy meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan pemeriksaan terhadap keluhan bau dilakukan dengan metode dan perangkat laboratorium yang tepat.
Menurutnya, hasil pemeriksaan harus benar-benar dapat memberikan kepastian mengenai kondisi lingkungan di sekitar fasilitas pengolahan sampah tersebut.
"Karena kita tahu mengecek bau di LH (Dinas Lingkungan Hidup) itu dibutuhkan reagen yang betul dan yang jitu dalam arti kata biar hasil yang ditemukan itu betul-betul meyakinkan," kata Sardy dalam Rapat Komisi D DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Sardy mengatakan, penggunaan reagen yang tepat penting agar hasil pemeriksaan terhadap bau dapat diketahui secara akurat.
Ia tidak ingin keluhan bau yang muncul di lapangan hanya menjadi persoalan yang ramai diperbincangkan tanpa didukung hasil pemeriksaan yang dapat memberikan kepastian.
"Dalam arti kata, yakin kita itu apa yang kita cek itu betul-betul ada kepastian. Jangan nanti istilahnya muncul di lapangan bau di sana, bau di sini, hanya menjadi viral tetapi kita mengeceknya itu harus dengan akurat," ujarnya.
Menurut Anggota Komisi D itu, pemeriksaan persoalan lingkungan, termasuk keluhan bau, harus didukung pengujian laboratorium yang memadai.
Sardy menegaskan, hasil pemeriksaan tidak boleh hanya berdasarkan pernyataan tanpa didukung data atau pengujian yang jelas.
"Tidak bisa kalau terkait dengan lingkungan ini, terkait dengan lab-nya itu hanya omong-omongan saja," tegasnya.
Sardy berharap DLH dapat memastikan pemeriksaan bau di sekitar RDF Rorotan dilakukan secara akurat dan menggunakan perangkat yang sesuai.
Dengan hasil pemeriksaan yang jelas, kata dia, kondisi sebenarnya di lapangan dapat diketahui dan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan terhadap persoalan bau tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







