Jakarta

Soroti DBH Turun, Legislator Golkar Alia Laksono Minta Pemprov DKI Selektif Susun APBD Perubahan 2026

Laode Akbar | 12 September 2026, 15:34 WIB
Soroti DBH Turun, Legislator Golkar Alia Laksono Minta Pemprov DKI Selektif Susun APBD Perubahan 2026
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar, Alia Noorayu Laksono, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lebih selektif dalam menentukan program yang akan dianggarkan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Alia mengatakan, selektivitas anggaran diperlukan menyusul adanya penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) serta kebijakan efisiensi yang diarahkan pemerintah pusat.

"Karena memang juga ada penurunan DBH (Dana Bagi Hasil), terus juga efisiensi arahan dari pemerintah pusat. Jadi memang harus lebih selektif tentang program-program apa yang diprioritaskan," kata Alia kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Soroti Krisis Guru di Jakarta, Legislator Golkar Alia Laksono Minta Pemprov Buka Jalur Non-ASN

Menurutnya, keterbatasan anggaran tersebut tidak boleh berdampak pada berkurangnya pelayanan yang diterima masyarakat.

Karena itu, Wakil Ketua Komisi A itu meminta Pemprov DKI memastikan program yang masuk dalam APBD Perubahan 2026 benar-benar memiliki tingkat prioritas dan manfaat bagi warga Jakarta.

"Tanpa mengurangi layanan masyarakat," ujarnya.

Selain mempertahankan pelayanan publik, Alia juga mengingatkan agar penyusunan anggaran tetap memperhatikan program yang menjadi janji Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Ia menilai, kondisi fiskal yang lebih terbatas membuat pemerintah perlu menentukan program secara lebih cermat agar anggaran yang tersedia dapat digunakan untuk kebutuhan yang paling penting.

"Dan juga mengedepankan janji-janjinya gubernur dan wakil gubernur," pungkas Alia. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y