Jakarta

Bandingkan dengan KDM, Legislator Golkar Ramly HI Minta Pramono Cek Langsung TPS Ilegal

Laode Akbar | 5 September 2026, 20:55 WIB
Bandingkan dengan KDM, Legislator Golkar Ramly HI Minta Pramono Cek Langsung TPS Ilegal
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk segera menuntaskan persoalan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal.

Ramly bahkan meminta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung untuk melihat kondisi TPS ilegal tersebut.

Menurut dia, persoalan TPS ilegal tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena terdapat dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dalam aktivitas di lokasi tersebut.

Baca Juga: Legislator Golkar Ramly HI Ungkap Ketimpangan Layanan Jantung RSUD DKI, Dokter dan Alat Tak Berimbang

"TPS ilegal yang kita sama-sama sudah tahu, yang kemarin saya sudah ke sana. Kita berkeinginan agar Pak Gubernur juga turun melihat TPS ilegal itu," kata Ramly dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ramly membandingkan penanganan persoalan tersebut dengan langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau dikenal Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang turun langsung untuk menangani persoalan TPS ilegal di wilayah Bekasi.

"Seperti apa yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat untuk mengatasi di Bekasi. Dia turun," ujarnya.

Lebih lanjut, Ramly mengatakan persoalan tersebut perlu ditangani secara serius melalui koordinasi dengan berbagai pihak.

Ia menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dalam aktivitas TPS ilegal tersebut sehingga perlu dilakukan koordinasi dengan Polisi Militer (POM).

"Karena di situ kita tahu bahwa di TPS ilegal yang melanggar itu ada oknum anggota ABRI atau TNI. Dan itu harus kita gandeng dengan POM agar bisa diselesaikan," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y