Jakarta

Terowongan MRT Bundaran HI-Kota Kini Sudah Terhubung, Pembangunan Fase 2A Capai 62,68 Persen

Laode Akbar | 14 Agustus 2026, 15:26 WIB
Terowongan MRT Bundaran HI-Kota Kini Sudah Terhubung, Pembangunan Fase 2A Capai 62,68 Persen
Ilustrasi - Terowongan MRT Jakarta - (Ist)

AKURAT JAKARTA – Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan mencatat capaian penting.

Terowongan MRT dari kawasan Bundaran HI hingga Kota kini telah terhubung setelah mesin bor terowongan menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, mengatakan, capaian tersebut menjadi salah satu perkembangan signifikan dalam pembangunan jalur MRT yang akan menghubungkan pusat Jakarta hingga kawasan Kota.

Baca Juga: Toyota Land Cruiser 300 HEV Bawa Sistem Kelistrikan Ganda, Tetap Tangguh Beroperasi Meski Terjadi Gangguan Hybrid

"Per Juli 2026, mesin bor terowongan 1 telah menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar. Momen ini menjadikan terowongan arah utara dari Bundaran HI hingga Kota telah terhubungkan," kata Rendy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/8/2026).

Secara keseluruhan, pembangunan Fase 2A per 25 Juli 2026 telah mencapai 62,68 persen. Capaian tersebut berada di atas target sebesar 61,92 persen.

Fase 2A akan membentang sekitar 5,8 kilometer dari Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Kota dan memiliki tujuh stasiun bawah tanah, yakni Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.

Pembangunan tersebut dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama Bundaran HI-Harmoni ditargetkan selesai dan beroperasi pada akhir 2027, sedangkan segmen kedua Harmoni-Kota ditargetkan rampung dan beroperasi pada akhir 2029.

Baca Juga: 4 Perusahaan Pembuang Sampah ke TPS Liar Nagrak Cilincing Didenda Uang Paksa Rp 10 Juta, Ini Daftar Nama Perusahaannya

Rendy menjelaskan, kemajuan konstruksi juga terlihat pada sejumlah paket kontrak. Paket CP201 yang mencakup kawasan Bundaran HI, Thamrin, dan Monas telah mencapai 93,90 persen dari target 93,89 persen.

"Di Stasiun Thamrin, pekerjaan telah memasuki tahap reinstatement area pejalan kaki, pembangunan kembali halte Bus Raya Terpadu Transjakarta, instalasi mechanical, electrical, plumbing (MEP), pekerjaan atap hingga finishing sejumlah entrance," tuturnya.

Sementara di Stasiun Monas, lanjut Rendy, konstruksi meliputi pekerjaan interior dan akses entrance, reinstatement boks stasiun sisi utara, serta tahapan uji penerimaan sistem atau system acceptance test dan partial acceptance test.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.