Jakarta

Gubernur Pramono Bakal Hubungkan Dua JPO di Rasuna Said, Warga: Akses Pejalan Kaki Jauh Lebih Efisien

Laode Akbar | 5 Agustus 2026, 19:30 WIB
Gubernur Pramono Bakal Hubungkan Dua JPO di Rasuna Said, Warga: Akses Pejalan Kaki Jauh Lebih Efisien
Pejalan kaki yang melewati JPO di Rasuna Said harus turun ke trotoar terlebih dahulu untuk menuju JPO sebrang (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA - Rencana Gubernur Jakarta, Pramono Anung, untuk menyambungkan dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, mendapat respons positif dari warga.

Mereka menilai penyambungan kedua JPO akan membuat akses pejalan kaki lebih praktis dan tidak lagi memutar.

Salah seorang warga asal Jakarta Barat, Akbar (26), mengatakan selama ini pejalan kaki harus turun ke trotoar terlebih dahulu untuk berpindah dari JPO lama ke JPO integrasi yang menghubungkan Halte Transjakarta dengan Stasiun LRT Rasuna Said.

Baca Juga: Ahmed Zaki: Karakteristik Jakarta Perlu Jadi Pertimbangan dalam Penyusunan Aturan Pemilu 2029

"Kalau memang disambung sih bagus ya. Jadi enggak perlu turun lagi ke bawah terus naik lagi. Lebih dekat dan lebih capek juga kalau harus mutar," kata Ahmad saat ditemui Akurat Jakarta di lokasi, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, kondisi saat ini cukup merepotkan, terutama bagi pengguna transportasi umum yang berpindah moda maupun lansia dan penyandang disabilitas yang harus melewati jalur landai.

Senada, warga lainnya asal Bogor, Rina (29), berharap penyambungan kedua JPO dapat segera direalisasikan. Ia menilai letak kedua JPO yang berdampingan seharusnya sudah terintegrasi sehingga memudahkan mobilitas pejalan kaki.

"Kan posisinya sudah dekat banget. Sayang kalau enggak disambung. Kalau tersambung pasti lebih enak buat yang setiap hari lewat sini," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta sekitar pukul 16.00 WIB, dua JPO di Jalan H.R. Rasuna Said memang berdiri berdampingan, namun tidak memiliki akses penghubung.

Akibatnya, pejalan kaki yang hendak berpindah dari satu JPO ke JPO lainnya harus turun ke trotoar melalui ramp, berjalan beberapa meter, kemudian kembali menaiki ramp menuju JPO tujuan.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyambungkan kedua JPO tersebut agar pejalan kaki tidak lagi harus turun ke trotoar untuk berpindah jalur.

"Yang pertama untuk JPO, kebetulan saya sudah mengikuti beritanya dan saya juga baru tahu kalau tidak terhubung. Maka kami akan segera memutuskan untuk dihubungkan," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y