Jakarta

Perang AS dan Israel vs Iran Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, Gubernur Pramono Pastikan Stok di Jakarta Aman Jelang Idul Fitri 2026

Laode Akbar | 2 Maret 2026, 12:04 WIB
Perang AS dan Israel vs Iran Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, Gubernur Pramono Pastikan Stok di Jakarta Aman Jelang Idul Fitri 2026
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa eskalasi konflik global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran dapat memberikan tekanan serius terhadap perekonomian dunia, khususnya pada rantai pasok komoditas penting.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran, kata Pramono, akan berdampak langsung pada distribusi energi dan logistik global.

"Memang sekarang seperti yang saya katakan bahwa ekonomi global, tekanan itu pasti akan terjadi karena perang yang terjadi saat ini," ujar Pramono kepada wartawan, dikutip Senin (2/3/2026).

Baca Juga: Perang Iran vs Israel: 58 Ribu Jamaah Umrah Indonesia Masih Tertahan di Arab Saudi, Dampak Maskapai Batalkan Penerbangan

"Terutama kalau nanti Selat Hormuz kemudian ditutup, pasti dampaknya itu akan secara langsung terhadap supply chains dan juga harga-harga pasti mengalami kenaikan," imbuhnya.

Namun di tengah potensi tekanan global tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bahwa kebutuhan pangan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri 2026 tetap aman.

Pramono menyampaikan bahwa stok komoditas kunci seperti cabai keriting, daging, dan beras berada dalam kondisi lebih dari cukup.

"Karena kita sebentar lagi menyambut Idulfitri, kebutuhan utama di Jakarta hal yang menyangkut cabai keriting, daging, beras sekarang ini stoknya lebih dari cukup," jelasnya.

Baca Juga: Inna Lillahi.... Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno Meninggal Dunia Pagi Ini

Ia mengakui bahwa daging sapi kerap menjadi isu rutin setiap menjelang hari besar keagamaan. Namun tahun ini, stok daging dipastikan aman.

Berdasarkan pemantauan di berbagai pasar besar di Jakarta, sejauh ini belum ada kenaikan harga signifikan.

"Yang selalu jadi persoalan di Jakarta adalah masalah daging. Alhamdulillah sekarang stok daging aman. Dan kalau kita pantau, dari semua harga di pasar-pasar utama di Jakarta, kenaikannya belum terjadi dan mudah-mudahan tidak terjadi," tambahnya.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu memastikan Pemprov DKI terus mengawasi perkembangan harga serta potensi inflasi daerah.

"Dan saya tetap memantau, mudah-mudahan inflasinya juga terpantau dengan baik," tandas Pramono.

Baca Juga: Siapa Ayatollah Alireza Arafi? Ulama Kharismatik yang Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran Menggantikan Ali Khamenei

Sebagai informasi, Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada Sabtu (28/2/2026) dengan membidik pimpinan tertinggi negara itu.

Operasi bertajuk 'Operation Epic Fury' ini menjadi eskalasi besar baru di Timur Tengah dan berpotensi meluas ke kawasan Teluk.

Presiden AS, Donald Trump, menyebut serangan itu bertujuan menghapus ancaman terhadap keamanan Amerika Serikat.

Ia juga mengatakan upaya tersebut memberi kesempatan bagi rakyat Iran menentukan masa depan politiknya, yang langsung memicu respons keras dari Teheran.

Baca Juga: Putin Mengutuk Pembunuhan 'Sinis' Khamenei, Sebut Hukum Internasional Telah Mati!

Tak lama setelah serangan dilancarkan, Iran menembakkan rudal ke wilayah Israel. Ledakan juga terdengar di sejumlah negara Teluk seperti Uni Emirat Arab, Qatar dan Bahrain. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.