JPO Tendean Rusak Imbas Ditabrak Truk, Legislator Golkar Basri Baco Soroti Lemahnya Pengawasan Kendaraan Besar

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, menyoroti lemahnya pengawasan terhadap kendaraan bertonase besar menyusul insiden truk pengangkut alat berat yang menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean hingga mengalami kerusakan parah dan harus dibongkar.
Menurut Baco, peristiwa tersebut seharusnya dapat dicegah apabila pengawasan di lapangan berjalan optimal.
Ia menilai kendaraan dengan dimensi dan muatan tertentu semestinya tidak melintas di ruas jalan yang memiliki pembatasan.
Baca Juga: Curhat Pedagang di Balik Pembongkaran JPO Tendean: Pembeli dari Seberang Berkurang, Omzet Menurun
"Yang pertama yang kita sesalkan bahwa tidak ada pencegatan. Seharusnya kan truk-truk begitu tidak boleh masuk ya, tidak boleh masuk di beberapa area-area tertentu," kata Basri kepada wartawan usai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/7).
Ia menilai petugas di lapangan, baik dari unsur kepolisian maupun Dinas Perhubungan (Dishub), seharusnya dapat melakukan antisipasi sebelum kendaraan tersebut melintas dan menyebabkan kerusakan fasilitas publik.
"Seharusnya sudah dicegat oleh teman-teman kita dari Kepolisian atau dari Dishub, sehingga biasanya kan begitu, ada larangan-larangan," tuturnya.
Baco menduga truk yang mengangkut alat berat tersebut lolos dari pengawasan sehingga akhirnya menabrak JPO yang berada di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.
"Nah, ini kayaknya terlepas dari pengawasan para sahabat-sahabat kita yang bertugas di lapangan sehingga itu terjadi," tuturnya.
Selain menyoroti aspek pencegahan, Koordinator Komisi B DPRD DKI itu juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera mengambil langkah cepat untuk menangani dampak yang muncul akibat rusaknya JPO tersebut.
Ia menilai penanganan yang cepat diperlukan agar gangguan terhadap mobilitas masyarakat maupun lalu lintas di kawasan Tendean tidak berlangsung terlalu lama.
"Nah, kuratifnya adalah Pemda segera menyelesaikan cepat-cepat, mengantisipasi dampak-dampak yang timbul. Artinya gerakan cepat untuk menyelesaikan berbagai masalah yang akan timbul kalau JPO itu tidak segera diatasi," ucapnya.
Diketahui, JPO Tendean mengalami kerusakan parah setelah ditabrak truk pengangkut alat berat pada Selasa (14/7/2026) dini hari.
Akibat kondisi yang dinilai membahayakan pengguna jalan, struktur JPO kemudian dibongkar oleh Pemprov DKI Jakarta.
Saat ini pemerintah masih melakukan kajian terkait penanganan lanjutan serta perhitungan kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







