Jakarta

Dewan Transportasi DKI Usulkan Tarif Langganan Transjakarta Rp200 Ribu per Bulan, Pengguna Dapat Diskon 20 Persen

Laode Akbar | 6 Juli 2026, 17:29 WIB
Dewan Transportasi DKI Usulkan Tarif Langganan Transjakarta Rp200 Ribu per Bulan, Pengguna Dapat Diskon 20 Persen
Ilustrasi - Transjakarta

AKURAT JAKARTA – Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan penerapan tarif langganan TransJakarta sebesar Rp200 ribu per bulan bagi pengguna transportasi umum.

Skema tersebut diharapkan dapat membuat biaya perjalanan tetap terjangkau sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Ketua DTKJ periode 2026-2031, Sugihardjo, mengatakan usulan tarif langganan merupakan bagian dari rekomendasi penyesuaian tarif transportasi umum yang saat ini masih dalam tahap pembahasan.

Baca Juga: Oliver Glasner Resmi Tangani Nottingham Forest, Mantan Pelatih Crystal Palace Siap Hadapi Sambutan Panas

Menurut dia, dengan usulan tarif terintegrasi Transjakarta sebesar Rp5.000 per perjalanan, pengguna yang berangkat dan pulang kerja setiap hari akan mengeluarkan biaya sekitar Rp250 ribu dalam sebulan.

"Nah kita mendorong tarif langganan. Di luar negeri banyak yang menggunakan sistem langganan," kata Sugihardjo kepada wartawan dikutip, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, perhitungan tersebut didasarkan pada tarif Rp5.000 untuk sekali perjalanan atau Rp10.000 untuk pulang-pergi dalam sehari selama 25 hari kerja.

"Kalau tarifnya Rp5.000 berangkat dan Rp5.000 pulang, berarti sehari Rp10.000. Dikali 25 hari menjadi Rp250 ribu. Karena langganan, kita mengusulkan diskon 20 persen sehingga tarifnya hanya Rp200 ribu," ujarnya.

Sugihardjo mengatakan skema langganan dinilai penting agar pengeluaran transportasi masyarakat tetap berada pada tingkat yang terjangkau.

Baca Juga: Kontroversi Piala Dunia! Folarin Balogun Lolos dari Skorsing Kartu Merah, Belgia Murka dan FIFA Disorot

Berdasarkan kajian DTKJ, biaya transportasi ideal sebaiknya tidak melebihi sekitar 10 persen dari pengeluaran rumah tangga.

Meski demikian, usulan tersebut masih akan dimatangkan. Dalam dialog publik yang digelar DTKJ, muncul masukan agar selain paket bulanan juga tersedia paket langganan mingguan atau dua mingguan.

"Ada masukan supaya dikenalkan juga tarif langganan seminggu atau dua minggu. Tetap ada diskon, hanya besarannya nanti masih akan dibahas," kata Sugihardjo. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.