Jakarta

Pemprov DKI Bakal Siapkan Parkir Khusus Ojol, Gubernur Pramono: Tak Boleh Lagi Mangkal di Trotoar!

Laode Akbar | 25 Juni 2026, 12:34 WIB
Pemprov DKI Bakal Siapkan Parkir Khusus Ojol, Gubernur Pramono: Tak Boleh Lagi Mangkal di Trotoar!
Ilustrasi - Pengemudi Ojek Online (Ojol).

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk menata parkir kendaraan secara menyeluruh, termasuk menyiapkan lokasi parkir khusus bagi pengemudi ojek online (ojol).

Menurut Pramono, penataan tersebut diperlukan karena keberadaan pengemudi ojol yang jumlahnya terus bertambah sering kali memanfaatkan berbagai ruang publik untuk parkir, termasuk trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki.

"Seringkali kan ojol sekarang ini ada di mana-mana karena mereka jumlahnya banyak. Dan itu parkirnya ada di mana-mana juga," ujar Pramono di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga: Legislator Golkar Andri Santosa Kritik Program Jagoan UMKM, Hanya Jangkau 100 Pelaku Usaha per Tahun

Ia mengaku telah memanggil manajemen perusahaan aplikasi transportasi online untuk bersama-sama mencari solusi penataan parkir. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa ditangani hanya oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Saya sudah meminta dan memanggil manajemen ojol untuk bersama-sama menangani ini. Enggak mungkin hanya Pemerintah DKI Jakarta yang menangani," tuturnya.

Pramono mencontohkan kawasan Jalan HR Rasuna Said yang telah ditata dengan trotoar lebih lebar dan nyaman bagi pejalan kaki. Ia tidak ingin fasilitas tersebut justru kembali digunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua.

"Jangan sampai kemudian trotoarnya digunakan parkir untuk ojol. Kalau mau parkir silakan misalnya enklave di satu tempat dan sebagainya," katanya.

Karena itu, Pemprov DKI tengah menyiapkan pengaturan parkir yang lebih komprehensif. Penataan tersebut tidak hanya menyasar parkir ojol, tetapi juga mencakup sistem valet, parkir gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga area publik lainnya.

"Nah, pengaturan-pengaturan seperti itulah yang harus dilakukan," ucapnya.

Baca Juga: Genjot Fasilitas Modern, Zaki Iskandar Siapkan Dua Lapangan Latihan Baru dan Mes Persita

Politikus PDIP itu menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov DKI dalam menertibkan parkir liar di Jakarta. Ia menilai penertiban harus dilakukan secara tegas namun tetap humanis.

"Saya menyampaikan kepada seluruh jajaran, tegas tapi tidak boleh berlebihan," katanya.

Menurut Pramono, hasil penertiban parkir yang telah dilakukan di sejumlah kawasan mulai menunjukkan dampak positif. Salah satunya di kawasan Blok M yang kini dinilai lebih tertata dibanding sebelumnya.

"Setelah ditertibkan rupanya sekarang menjadi lebih baik. Dan itu juga akan kami lakukan di tempat-tempat lain," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.